Cara Termudah Menangani Virus, dunia tidak jadi kiamat! November 16, 2009
Posted by Tri AB in Uncategorized.trackback
Bagi seorang student, data yang tersimpan dikomputernya bisa jadi adalah harta yang tak ternilai harganya. Bayangkan jika kita sudah hampir menyelesaikan disertasi, tiba-tiba kita kehilangan semua dokumen tersebut hanya karena komputer kita break down dan kita nggak punya backup. Dunia pasti serasa kiamat!
Bukan saja terhadap mereka yang buta IT dan perkomputeran, teman-teman dari IT saja bisa kena masalah seperti di atas jika teledor. Banyak sumber masalah yang bisa mengancam keselamatan data kita, mulai dari serangan virus sampai hardware failure. Nah, dalam posting berikut ini saya ingin membahas secara singkat cara termudah untuk menangani komputer bermasalah karena serangan virus. Terutama saya tujukan bagi teman-teman yang sedikit mengenal komputer, sehingga mereka bisa menyelesaikan sendiri masalah tersebut.
Virus komputer sebenarnya adalah program yang bisa menginfeksi komputer dan memperbanyak dirinya sendiri untuk menyerang data, merusak kinerja komputer atau memperlambat throughput jaringan. Varian lain dari virus komputer adalah Worm dan Trojan, di mana jika Worm mengeksplotasi lubang keamanan dengan menyebarkan dirnya sendiri tanpa menjadi bagian dari sistem komputer kita, sedangkan Trojan merupakan program yang terlihat tidak berbahaya padahal punya agenda tersembunyi untuk mengancam komputer kita. Umumnya orang melihat Worm, Trojan dan software lain semacam malware, adware dan spyware sebagai bagian dari keluarga virus komputer.
Masalah pervirusan ini bertambah runyam karena umumnya komputer sekarang terhubung ke jaringan internet. Dan, pada saat kita browsing-browsing kita seringkali terkecoh dengan berbagai halaman web yang secara tidak sengaja bisa membuat komputer kita terinfeksi. Yang paling notorius adalah pop up window yang otomatis terbuka ketika kita membuka halaman web tertentu dan “mengundang” kita untuk klak-klik sana-sini. Selain internet, tukar-menukar data dengan Flash Disk juga menjadi sumber utama penularan virus.
Enaknya bekerja dengan komputer adalah anything is reversible! Tentu saja bukan kerusakan hardware yang saya maksudkan, tetapi jika ada masalah dengan software, kita bisa balikkan ke kondisi semula. Mantep kan? Dan inilah yang menjadi concern dari System Restore, tool bawaan Windows untuk mengatur proses restorasi sistem komputer kita.
Intinya adalah karena proses infeksi virus termasuk event yang dicatat oleh System Restore sehingga menjadi Restore Point, maka kondisi sebelum infeksi virus bisa kita bikin kembali dengan tool ini. This is the catch! Karena System Restore bisa mengembalikan sistem komputer kita ke kondisi pada saat bekerja dengan baik, maka dengan sendirinya permasalahan yang diakibatkan oleh serangan virus hilang! Inilah yang saya maksudkan dengan cara termudah untuk mengatasi masalah virus!
Bagaimana tidak mudah, jika dengan System Restore kita tidak perlu:
- Mencoba-coba membasmi virus dengan program anti virus yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam
- Mencoba menginstal ulang Windows bahkan sampai memformat hardisk hanya untuk mendapatkan kondisi komputer yang bekerja benar. Install ulang Windows atau format harddisk bisa menghabiskan waktu berjam-jam pula. Bahkan, kita akan direpotkan dengan keharusan membackup data. Walah…!
Cara memakai System Restore juga sangat mudah. Kita tinggal memanggil tool ini, biasanya dari Accessories->System Tools->System Restore, dan mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan, dan dan dalam beberapa menit, sistem komputer kita sudah dikembalikan lagi seperti semula. Enaknya lagi, operasi System Restore ini tidak mempengaruhi data yang tersimpan di komputer, sehingga kita tidak perlu membackup data terlebih dahulu.
Jadi, System Restore adalah tool bawaan Windows yang membantu kita merestore file-file sistem komputer ke kondisi terdahulu. System Restor bekerja berdasarkan restore point yang telah tersimpan dalam komputer kita sebelumnya. Restore point ini dicatat atau dibuat secara otomatis oleh System Restore ketika ada event-event installasi software ataupun driver. Kita juga bisa membuat restore point secara manual.
Begitulah, jika kita bandingkan dengan persoalan yang terjadi pada handphone kita, misalnya sering hang, font berubah, dsb dsb, kira-kira System Restore ini bisa kita bayangkan sebagai cara me-reset handphone tersebut sehingga kembali ke kondisi yang bekerja baik. Kita lihat bahwa System Restore bisa membantu mengatasi persoalan virus dengan upaya yang minimal! So, dunia tidak jadi kiamat, kan…hehehehe.



Comments»
No comments yet — be the first.