Merayakan Idul Adha di Perth December 1, 2009
Posted by Tri AB in Living.trackback
Jika di Indonesia event Iedul Adha banyak ditunggu orang karena bisa makan daging kambing gratis sepuasnya, demikian pula di Perth. Cuman, yang ditunggu-tunggu bukan kambing gulingnya, tetapi kumpul-kumpul dan silaturahminya. Soalnya, walaupun banyak donasi amal yang terkumpul, tetapi panitia penyelenggara tidak mengadakan penyembelihan hewan qurban. Semua donasi qurban di kirim balik ke kampung Indonesia…hehehe…fair enough! Di sini, siapa yang mau dan pantas menerima daging hewan qurban, …di sini kan daging jadi menu harian!
Jauh-jauh hari, panitia sudah sebarin pengumuman lewat milis mengenai event sholat ied dan perayaaannya. Hohoho…pasti seru dan ramai! Kapan lagi komunitas Indo bisa kumpul-kumpul masif kalau bukan dalam event kayak ginian! Selain sholat ied berjamaah hari Jumat tanggal 27 Oktober, ada juga bazaar yang diselenggarakan hari Minggunya. Tempat sholat dan bazaar sudah ditetapkan jauh-jauh hari, di gedung konsulat RI di Perth!
Untung juga ada AIPSSA dan pak ketuanya yang super rajin, Mas Aang! Kita di kasih info lengkap abis, bukan hanya acara-acaranya tetapi bahkan juga situasi di sekitar konsulat, terutama perparkiran. Hari kerja pagi, wah…kalau nggak hati-hati dan prepared, bisa susah dan puter-puter cari parkir mobil, malah bisa-bisa kena denda karena parkir sembarangan! Makanya, karena baru pertama kali akan bawa mobil ke CBD, saya mending berangkat pagi-pagi, jam 6 kurang 20 an menit sudah cabut dari rumah. Siapa tahu akan rebutan parkir! Siapa tahu saya kebablasan dan mesti puter-puter cari lokasinya! Better safe than sorry…heheheheh! Wuih, pas abis parkir ada bule baik yang mau jepretin kita, as a memorable dong!
Kita parkir di Terrace Road, di dekat Langley Park tepi Sungai Swan. Wow, a nice place! Konsulat RI terletak 5 menit by walk dari area parkir. Karena masih pagi, kita abiskan waktu dulu dengan jalan-jalan lihat-lihat kota. Lumayan, Perth kira-kira samalah dengan Brisbane. FYI, Brisbane is our first love! Kebetulan keluarga belum pernah ke Konsulat, jadi ya…nampang bentar di depannya.
Sholat Ied dimulai jam 07.30 dengan Imam dan Khatib Ustad Mumu Munawaroh dari Mesjid Kenwick. Banyak juga yang datang, sekitar 300 an orang deh memadati aula Konsulat. Kebetulan Acting Consul juga datang dan kasih sambutan, bikin suasana jadi kayak di Indo beneran. Banyak juga dapat kenalan baru atau ketemu setelah kenalan lewat internet. Lumayan tambah teman, asik…!
Sayang, khotbahnya agak kelamaan sehingga jamaah yang dibelakang banyak yang nggak konsentrasi lagi. Malah, jamaah yang disebelah kiri jauh mulai buka makan-makan ketika khotbah masih berlangsung! Acara ditutup dengan halal bihalal dengan seluruh jamaah dan selesai tepat jam 8.30. Wah..mesti lari-lari dikit nih, soalnya tiket parkir expire jam 8.37. Dan, saya lihat…banyak mobil yang masih diparkir didepan konsulat persis. Padahal area ini mesti ‘CLEAR’ jam 7-8 pagi. Sudah pasti tuh mobil-mobil kena denda 100 an dollar! Hahahaha…panen-panen! Police metro pasti seneng tuh dapat puluhan mobil kena denda parkir sembarangan!
Malamnya kita bikin gathering keluarga-keluarga yang kita kenal baik untuk celebration! Food and drinks untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan. Ada ketupat lebaran, opor ayam, rendang manis, sambal goreng…emhhmm..slurp-slurp! Ternyata enak juga lebaran haji di negeri orang!
Kesan saya, event-event keagamaan di Perth lebih warm dan enjoyable daripada situasi di Brisbane dulu. Lebih banyak muslim Indo dan lebih kompak terorganisir. Thanks Mas Aang dan tim Konsulat yang telah menyelenggarakan event perayaan lebaran haji dengan sukses!




Comments»
No comments yet — be the first.