Anak Belajar Membaca…Phonics vs IQRA, memang luar biasa! May 11, 2010
Posted by Tri AB in Schooling.trackback
Meskipun dana beasiswa mepet, tidak sedikit pelajar Indonesia yang memboyong keluarganya ke Perth. Bagi saya, kesempatan memperoleh pendidikan di luar negeri pada usia dini sama pentingnya dengan studi S3. Masa depan anak-anak tetaplah hal yang terpenting dalam keluarga, dan banyak teman-teman pelajar yang memaksa diri untuk belajar sekaligus bekerja supaya hal ini terwujud. It’s worth it, InsyaAllah!
Jika anak memulai sekolah di Perth dalam usia yang ‘nanggung, yaitu usia-usia 5-6 tahun, akan muncul sedikit tantangan bagi ortu dalam upaya belajar mereka. Anak-anak dalam usia seperti ini pastilah sudah pernah mengenal huruf ABC dan mengejanya dalam bahasa Indonesia, tetapi belum benar-benar bisa membaca. Dengan cara pengucapan yang sangat berbeda, wah…anak-anak pasti mengalami kebingungan. Setahu dia, What You See is What You Say! heheheheh…in English, of course you cannot just say what you see! Jika mempunyai anak-anak yang Verbal Geeks, wow…alhamdulillah deh, nggak perlu dibantu juga langsung ‘nangkep. Tetapi, saya yakin rata-rata anak akan mengalami learning curve shock!
“Mah…ini gimana sih, koq heel di baca hi..il, must dibaca mast, carrot dibaca karet”, dsb dsb. Bisa-bisa anak menjadi mogok belajar! Dalam hal seperti ini, ortu mesti ambil inisiatif! Kita bayangkan sajalah, kita yang sudah gede dan bisa berbahasa bule saja masih merasa stress jika diajak bicara berlama-lama sama orang bule, apalagi anak-anak yang zero English harus seharian di kelas mendengar mengucap dalam bahasa Inggris. Untungnya, suasana belajar di Primary School tidak stressful, sama sekali tak ada paksaan bagi anak-anak untuk bisa ini dan itu. This helps the kids to survive!
Bagi saya sendiri, keadaan ini juga menimbulkan kebingungan, gimana yah cara mengajari anak membaca dalam bahasa Inggris? Jika diterusin cara belajar ABC seperti di Indonesia, anak pasti protes, karena di sekolah nggak seperti itu koq. Tapi jika di ajarin langsung dalam bahasa Inggris, dia masih berpegang dengan pengertian sebelumnya. Dan yang lebih membingungkan lagi, bahan apa untuk mengajarinya dan bagaimana caranya? Kadang-kadang, dengan studi kita yang telah menelan seluruh waktu kita, hal-hal seperti ini bukan menjadi prioritas. “Let’s buy a book, and just give it to the kids..!” Masalahnya, membeli buku yang tepat di sini bukan perkara gampang. Saya benar-benar buta dengan kurikulum, bahan ajar, penerbit dan buku-buku untuk Primary School di Perth! Masalahnya juga, buku tidak akan bisa berbicara sendiri, dan jika kita melakukan hal itu, berarti kita setengah memaksa anak kita untuk meta-learning! Jangankan bisa memahami teori untuk belajar membaca, hahaha..membaca saja belum bisa koq!
So, I decided to figure this things out! Saya mulai baca-baca sana sini dan browsing-browsing ini itu. Alhamdulillah, akhirnya saya mendapatkan cara dan bahan yang menurut saya cukup ideal untuk dibelajarkan kepada anak-anak. Kuncinya adalah PHONICS! Inilah metoda belajar membaca bagi English Speaking children. Dengan Phonics, anak-anak diajarkan mengucapkan alfabet menurut bunyinya, misalnya ‘C’ bukan diucapkan ‘si’ tetapi ‘keh..’, ‘G’ bukan dibunyikan ‘ji’ tetapi ‘geh’. Setelah mengenal bunyi huruf, anak-anak akan dikenalkan dengan bentuk-bentuk kata yang berpola, semisal “short vowel”, “long vowel”, “r control”, dsb dsb. Tentu saja teorinya tidak perlu di baca oleh anak-anak, mereka tinggal mengikuti contoh-contoh yang sudah di susun sistematis. Mirip metoda IQRA! Luar biasa, tiba-tiba saja anak sudah bisa mengenali pola bunyi dan …bisa membaca! Persis seperti anak-anak yang belajar membaca huruf Arab dengan metoda Iqra!
Silahkan, jika rekan-rekan mendapatkan masalah yang sama, bisa mencoba cara berikut ini:
- Temani dan tuntun anak untuk belajar di web site http://www.starfall.com. This is a really amazing educational site, and it’s free! Semua bahan pelajaran bisa di download gratis. Web site ini sangat menyenangkan bagi anak-anak, karena masing-masing runtunan belajar diakhiri dengan game yang asyik-asyik. Tanpa sadar anak-anak akan belajar dan terus bertahan belajar. Juga, karena berupa mulitmedia interaktif, kita hanya perlu menemani dan memastikan anak mengikuti sequence belajar yang telah di sarankan, anak-anak tinggal melihat, menirukan, mengulangi bahan pelajaran multimedia tersebut. Spelling dan Pronounciation dijamin benar dong…nggak seperti kita jika mengajarinya sendiri. Selain itu, download saja bahan-bahan yang bisa dicetak sehingga anak tidak harus membuka komputer+internet untuk belajar. Mereka juga bisa melakukan aktifitas asyik dengan worksheet yang tersedia. Dan…tanpa menyadarinya mereka juga belajar MENULIS!
- Jika anak-anak sudah mulai bersemangat, kita bisa menyediakan tambahan buku-buku dan lembar kerja yang bagus, menarik tapi murah. Buku-buku terbitan School Zone atau Hinklers Books, menurut saya, sangat luar bisa berguna. Harganya cuman 4-5 dollar per buku, dan bisa didapatkan di Target, KMart, Big W dan superstore lainnya. Penerbit ini sangat pintar memasarkan buku-bukunya dengan memasang rak khusus di hampir semua supermarket di Perth! Anak-anak pasti suka dengan buku-buku ini, karena menarik dan menantang untuk dikerjakan.
Web site www.starfall.com, sangat membantu upaya belajar membaca anak. Please, visit them, it’s really great!
Buku-buku terbitan Hinkler, grab them as a give away to your kids. It’s really valuable learning kit!
Begitulah kira-kira apa yang saya alami selama 6 bulan ini ketika saya membimbing anak saya untuk bisa membaca dalam bahasa Inggris. Alhamdulillah, Affan yang berusia 6 tahun dan duduk di Year 1 sudah mulai bisa membaca. Ehmmm…tentu saja dengan pronounciation, spelling, ritme dan aksen orang Inggris (Aussie..heh), nggak seperti papa-mamanya yang suka ngomong Inggris Jawa. Untuk kakaknya, si Afkar yang duduk di Year 6, dia tidak perlu di bimbing karena sudah bisa men-judge perbedaan bahasa Indonesia dan English. Sedangkan bagi si Algy, karena baru berumur 3 tahun dan belum mengenal huruf, insyaallah akan belajar sendiri, karena belum ada background yang menghambat.


terimakasih saya udah coba …tapi cara download nya gimana…..
Hi Mbak Faiz, memang tidak bisa di download, jadi mesti online…