Anak-anak Mulai Bersekolah October 21, 2009
Posted by Tri AB in My Family.2 comments
Senin, 19 Oktober 2009. Anak-anak, Afkar dan Affan, mulai bersekolah!
Bateman Primary School (PS) terletak sekitar 400 meter dari rumah tinggal, sehingga kalau terpaksa nggak ada yang bisa mengantar, anak-anak bisa jalan kaki atau naik skuter saja. Memang waktu mau ambil housing, salah satu pertimbangan saya adalah jarak antara rumah ke sekolah. So, it was by plan and I was lucky to get the current property.

Bateman PS terdiri atas 3 bagian, yaitu unit Kindy, Pre-primary dan Primary.

Bateman PS menyediakan banyak area bermain untuk student Kindy dan Pre-primary.


Di bagian Primary, ada beberapa blok ruangan, diantaranya ruangan kelas, ruangan assembly dan library.


Saking luasnya area Bateman PS bahkan mempunyai lapangan cricket dan (Australian) football.

Hari Senin pagi, anak-anak telah siap. Afkar, si sulung, dia anak pemberani, so no worries at all! Tapi, Affan, adiknya, jangankan di sini, di Indo saja dia selalu takut kalau menghadapi situasi baru. So, meskipun telah siap, tapi tetap saja harap-harap cemas, terutama mamanya, bener-bener stress deh…




Jam 8.45 kita sampai ke sekolah, dan langsung menuju ke ruang administrasi dulu. Ternyata di sana telah hadir Mrs. Noble, guru kelas Afkar dan Mrs. Herman, guru kelas Affan. Dan, alhamdulillah, Affan juga langsung mau diajak ke kelas! Plong…deh rasanya!
Selasa, tanggal 20 Oktober saya mencoba melihat di kelas mereka berdua agak lama. Sebenarnya ngapain sih anak-anak. Ternyata, belajar di Bateman PS terasa nyantai, nggak formal dan kaku kayak di Indo. Makanya, Afkar dan Affan bisa bercerita banyak setelah pulang ke rumah. Rupanya, mereka merasa jauh lebih gampang bersekolah di sini! Meskipun bahasa Inggris mereka dapat dikatakan zero nol besar, tetapi kata guru-gurunya, mereka menyimak.
Jadi, sebelum anak-anak memulai sekolah, kita ortu mesti siapin keperluan peralatan dan seragam sekolah. Lumayan juga sih kalau di kurs. Di Bateman PS, setiap anak mesti menyediakan 2 set seragam harian, 1 set baju olah raga dan topi. Untuk seragam, per anak kira-kira menghabiskan 150 an AUD. Selain itu, mereka juga diharuskan membawa peralatan tulis menulis yang telah ditentukan oleh sekolah. Kita tinggal mengambil form isian peralatan sekolah dan membawanya ke toko Woolridges di daerah Willeton. Per anak habis sekitar 100 an dollar. Wah, lumaya juga yah, satu anak butuh 2 jutaan untuk memulai sekolah! Tapi, dibandingkan dengan biaya sekolah di Indo, jumlah ini nggak ada apa-apanya, karena that’s all…that’s it…karena tuition fee gratis!
Melihat pelajaran yang diberikan juga tampak ‘lightweight’, jika dibandingkan dengan tingkat kesulitan pelajaran di Indo. Ini bisa dilihat dari jadwal sekolah berikut:

Kelas 5 SD hanya belajar Math, English (Reading, Writing, Spelling), Music, Sport dan Art. Setiap hari ada kegiatan fitness untuk anak-anak selama 10-15 menit, sehingga mereka selalu merasa fresh dan santai. Di dalam kelas, setting tempat duduknya juga informal alias nggak resmi, dan kebanyakan berbentuk group layout. Bahkan kelas 5 dan 6 sering digabung untuk mata pelajaran Math. Setiap saat ada dua guru yang mengawai dan memberi instruksi. Tapi, mereka keliatan santai, karena sebenarnya anak-anak lebih fokus ke dirinya sendiri dan kelompoknya, …self exploration!
Untuk Pre-primary, contoh jadwal kegiatannya seperti berikut ini:

So, mostly the activities are only reading story and playing. Tapi, yang tampak menonjol adalah kegiatan bersosialiasi diantara student sendiri. Mereka seperti belajar bersama setiap saat.
Satu hal yang saya amati adalah, di PS anak-anak mesti memanggil guru-gurunya dengan resmi, misalnya Mrs Anderson, Mrs Herman, Mrs Jansen, Mrs Noble, dsb dsb. Berlainan dengan di kampus, di mana kita mahasiswa panggil dosennya dengan nama depannya saja!
Jadi, begitulah anak-anak alhamdulillah telah melewati hari-hari pertama bersekolah di Bateman PS dengan lancar dan senang. Thanks god…!