<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Luxurious PhD Time in Perth</title>
	<atom:link href="http://dikopertis3.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dikopertis3.wordpress.com</link>
	<description>Tri AB&#039;s Study and Living Diary in Perth</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Nov 2011 10:07:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dikopertis3.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b861eb820ba50eba1a5d201afb577957?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Luxurious PhD Time in Perth</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dikopertis3.wordpress.com/osd.xml" title="Luxurious PhD Time in Perth" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dikopertis3.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Studi S3, Fishing dan Driving, lebih asyik mana?</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2011/03/20/studi-s3-fishing-dan-driving-lebih-asyik-mana/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2011/03/20/studi-s3-fishing-dan-driving-lebih-asyik-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 06:55:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama rasanya saya tidak mengupdate blog ini. Wow, it&#8217;s almost 1 year since I posted my last thought. Biasa&#8230;namanya juga student, kadang-kadang terlalu suntuk (alias asyiiik dengan studi). Just for a short reflection, ketika bertemu my PhD Supervisor 1.5 years ago, ia bilang bahwa studi S3 itu bisa diibaratkan dengan fishing (memancing). Tahap pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=352&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama rasanya saya tidak mengupdate blog ini. Wow, it&#8217;s almost 1 year since I posted my last thought. Biasa&#8230;namanya juga student, kadang-kadang terlalu suntuk (alias asyiiik dengan studi).</p>
<p>Just for a short reflection, ketika bertemu my PhD Supervisor 1.5 years ago, ia bilang bahwa studi S3 itu bisa diibaratkan dengan fishing (memancing). Tahap pertama dimulai dengan menentukan lokasi fishing, dan jelas bahwa saat itu kita belum yakin dimana letaknya dan akan memperoleh ikan macam apa. Setelah mendapatkan lokasi yang kira-kira pas, mulailah kita tebar pancing. Kalau langsung dapat ikan besar dan bagus, bolehlah kita pulang dan lansgung kita masak, dan sajikan untuk our dinner&#8230;emmmm&#8230;slurp..slurp. Ini persis dengan proses studi S3 yang lancar: dapat topik, penelitian, dapat hasil, dan writing, lulus!</p>
<p>Tapi sangat sering terjadi bahwa karena kita cuma mengandalkan coba-coba, tempat pemancingan yang kita pilih tidak memberikan ikan sama sekali, atau ikannya kecil-kecil. Terpaksalah kita harus pindah lokasi, dan ini bisa berulang beberpa kali kalau kita tidak cukup beruntung. Hahaha&#8230;persis sama dengan student S3 yang karena kurang pengalaman riset, tidak tahu persis bagaimana memulai fishing, sehingga gagal mendapatkan lokasi yang ikannya banyak dan gemuk-gemuk. Nasiblah&#8230;terpaksa ganti-ganti judul penelitian sampai perpanjang studi segala. But, it&#8217;s normal&#8230;namanya juag research alias re-search, mencari berulang-ulang, kadang dapat kadang nggak. And that&#8217;s the nature of studi S3, self studi, self research, self exploration!</p>
<p>Yang saya alami tepat seperti yang analagi fishing tersebut. Berbekal S2 by course, dan ketrampilan serta insight riset nan minimalis, waktu memulai S3 bekal saya cuman ketrampilan meraba-raba (ssstt&#8230;bukan  uh..oh). Meraba-raba topik riset dan bidang apa yang kira-kira bisa memberikan hasil riset yang bisa dianggap signifikan dan contributing unuk level S3? So, I didn&#8217;t know exactly where to go and how to start the fishing!</p>
<p>Saya jalan saja dengan topik yang sembarang saya pilih, bukan karena suka dan engaged dengan  topik tersebut, tapi semata-mata supaya mendapat calon supervisor saja! Heheheh&#8230;udahlah, pokoknya yang penting berani memulai aza. Dan dengan topik tersebut (Games Technology for Education) saya bisa beruntung mendapatkan calon supervisor. Tapi, setelah enroll di Univ dan memulai studi, saya cepat-cepat putuskan untuk ganti topik. I thought, even though it may give the fish, but I wouldn&#8217;t have any appetite with that fish! Dan kebetulan supervisor saya mempunyai research interest yang cukup lebar. Saya ajukanlah topik baru, mengenai Genetic Algorithm for Game Caching. It&#8217;s a new pond for fishing right?  Tapi setelah mencari-cari hampir selama 6 bulan kemudian, ikannya tidak muncul juga, it might be the pond has no fish at all??? That question was lingering in my mind all the time, made me a bit depressed and lost an orientation! So, akhirnya saya putuskan ganti topik lagi. Kali ini mengenai Memetic Algorithm for Timetabling. Setelah berjalan 6 bulan, wow&#8230;I think this the right fishing spot! I feel like already caught a big big fish, and it&#8217;s a alot! Wow&#8230;emmm&#8230;I&#8217;m sure I made a quite impresive progress.</p>
<p>Pengibaratan riset S3 dengan fishing bagus juga, dari segi proses cukup tepat. Tapi, jika ingin menggambarkan dinamika resercher-nya, nampaknya mesti dilengkapi dengan analogi lain! Yang saya rasakan, setelah mendapatkan lokasi pemancingan yang pasti menghasilkan ikan, faktor penentu kita akan mendapat ikan atau tidak terletak pada diri di pemancingnya, apakah ia cukup sabar menuggu kailnya terkait ikan, atau cukup tahan mengahadapi hujan atau panas ketika menungguinya pancingnya? Well, nggak ada kan kita tinggal pancing dan berharap mendapatkan banyak ikan?</p>
<p>Dinamika pribadi student S3 (waktu, semangat dll) ketika on the way to their results mungkin dapat diibaratkan dengan driving. Karena sudah pasti tempat tujuannya, seberapa lama kita sampai ke tempat tersebut, benar-benar bergantung kepada kesediaan kita untuk mencurahkan waktu buat driving, dan ketahanan kita dalam perjalanan tersebut. Well, it sounds like accurately illustrating the research progress when everything looks allright. Jadi, untuk tahap sekarang ini, I feel like being a driver, harus benar-benar memusatkan waktu untuk menyopir ke tempat tujuan dan bertahan untuk tidak sering berhenti. If I do this consistently, I will see the destination very very soon.</p>
<p>Saya berharap semoga teman-teman dan pembaca blog ini yang sedang menempuh studi S3, tidak mengalami hal seperti saya. It&#8217;s painful and depressing. And I&#8217;ll always raise my hand and ask &#8220;Oh Lord, give me a determination, guidance and blessing in my enterprise&#8230;amiiin&#8230;&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=352&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2011/03/20/studi-s3-fishing-dan-driving-lebih-asyik-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Belajar Membaca&#8230;Phonics vs IQRA, memang luar biasa!</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2010/05/11/anak-belajar-membaca-phonics-vs-iqra-memang-luar-biasa/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2010/05/11/anak-belajar-membaca-phonics-vs-iqra-memang-luar-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 04:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Schooling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun dana beasiswa mepet, tidak sedikit pelajar Indonesia yang memboyong keluarganya ke Perth. Bagi saya, kesempatan memperoleh pendidikan di luar negeri pada usia dini sama pentingnya dengan studi S3. Masa depan anak-anak tetaplah hal yang terpenting dalam keluarga, dan banyak teman-teman pelajar yang memaksa diri untuk belajar sekaligus bekerja supaya hal ini terwujud. It&#8217;s worth [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=344&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun dana beasiswa mepet, tidak sedikit pelajar Indonesia yang memboyong keluarganya ke Perth. Bagi saya, kesempatan memperoleh pendidikan di luar negeri pada usia dini sama pentingnya dengan studi S3. Masa depan anak-anak tetaplah hal yang terpenting dalam keluarga, dan banyak teman-teman pelajar yang memaksa diri untuk belajar sekaligus bekerja supaya hal ini terwujud. It&#8217;s worth it, InsyaAllah!</p>
<p>Jika anak memulai sekolah di Perth dalam usia yang &#8216;nanggung, yaitu usia-usia 5-6 tahun, akan muncul sedikit tantangan bagi ortu dalam upaya belajar mereka. Anak-anak dalam usia seperti ini pastilah sudah pernah mengenal huruf ABC dan mengejanya dalam bahasa Indonesia, tetapi belum benar-benar bisa membaca. Dengan cara pengucapan yang sangat berbeda, wah&#8230;anak-anak pasti mengalami kebingungan. Setahu dia, What You See is What You Say! heheheheh&#8230;in English, of course you cannot just say what you see! Jika mempunyai anak-anak yang Verbal Geeks, wow&#8230;alhamdulillah deh, nggak perlu dibantu juga langsung &#8216;nangkep. Tetapi, saya yakin rata-rata anak akan mengalami learning curve shock!</p>
<p>&#8220;Mah&#8230;ini gimana sih, koq heel di baca hi..il, must dibaca mast, carrot dibaca karet&#8221;, dsb dsb. Bisa-bisa anak menjadi mogok belajar! Dalam hal seperti ini, ortu mesti ambil inisiatif! Kita bayangkan sajalah, kita yang sudah gede dan bisa berbahasa bule saja masih merasa stress jika diajak bicara berlama-lama sama orang bule, apalagi anak-anak yang zero English harus seharian di kelas mendengar mengucap dalam bahasa Inggris. Untungnya, suasana belajar di Primary School tidak stressful, sama sekali tak ada paksaan bagi anak-anak untuk bisa ini dan itu. This helps the kids to survive!</p>
<p>Bagi saya sendiri, keadaan ini juga menimbulkan kebingungan, gimana yah cara mengajari anak membaca dalam bahasa Inggris? Jika diterusin cara belajar ABC seperti di Indonesia, anak pasti protes, karena di sekolah nggak seperti itu koq. Tapi jika di ajarin langsung dalam bahasa Inggris, dia masih berpegang dengan pengertian sebelumnya. Dan yang lebih membingungkan lagi, bahan apa untuk mengajarinya dan bagaimana caranya? Kadang-kadang, dengan studi kita yang telah menelan seluruh waktu kita, hal-hal seperti ini bukan menjadi prioritas. &#8220;Let&#8217;s buy a book, and just give it to the kids..!&#8221; Masalahnya, membeli buku yang tepat di sini bukan perkara gampang. Saya benar-benar buta dengan kurikulum, bahan ajar, penerbit dan buku-buku untuk Primary School di Perth! Masalahnya juga, buku tidak akan bisa berbicara sendiri, dan jika kita melakukan hal itu, berarti kita setengah memaksa anak kita untuk meta-learning! Jangankan bisa memahami teori untuk belajar membaca, hahaha..membaca saja belum bisa koq!</p>
<p>So, I decided to figure this things out! Saya mulai baca-baca sana sini dan browsing-browsing ini itu. Alhamdulillah, akhirnya saya mendapatkan cara dan bahan yang menurut saya cukup ideal untuk dibelajarkan kepada anak-anak. Kuncinya adalah PHONICS! Inilah metoda belajar membaca bagi English Speaking children. Dengan Phonics, anak-anak diajarkan mengucapkan alfabet menurut bunyinya, misalnya &#8216;C&#8217; bukan diucapkan &#8216;si&#8217; tetapi &#8216;keh..&#8217;, &#8216;G&#8217; bukan dibunyikan &#8216;ji&#8217; tetapi &#8216;geh&#8217;. Setelah mengenal bunyi huruf, anak-anak akan dikenalkan dengan bentuk-bentuk kata yang berpola, semisal &#8220;short vowel&#8221;, &#8220;long vowel&#8221;, &#8220;r control&#8221;, dsb dsb. Tentu saja teorinya tidak perlu di baca oleh anak-anak, mereka tinggal mengikuti contoh-contoh yang sudah di susun sistematis. Mirip metoda IQRA! Luar biasa, tiba-tiba saja anak sudah bisa mengenali pola bunyi dan &#8230;bisa membaca! Persis seperti anak-anak yang belajar membaca huruf Arab dengan metoda Iqra!</p>
<p>Silahkan, jika rekan-rekan mendapatkan masalah yang sama, bisa mencoba cara berikut ini:</p>
<ol>
<li>Temani dan tuntun anak untuk belajar di web site <a href="http://www.starfall.com">http://www.starfall.com</a>. This is a really amazing educational site, and it&#8217;s free! Semua bahan pelajaran bisa di download gratis. Web site ini sangat menyenangkan bagi anak-anak, karena masing-masing runtunan belajar diakhiri dengan game yang asyik-asyik. Tanpa sadar anak-anak akan belajar dan terus bertahan belajar. Juga, karena berupa mulitmedia interaktif, kita hanya perlu menemani dan memastikan anak mengikuti sequence belajar yang telah di sarankan, anak-anak tinggal melihat, menirukan, mengulangi bahan pelajaran multimedia tersebut. Spelling dan Pronounciation dijamin benar dong&#8230;nggak seperti kita jika mengajarinya sendiri. Selain itu, download saja bahan-bahan yang bisa dicetak sehingga anak tidak harus membuka komputer+internet untuk belajar. Mereka juga bisa melakukan aktifitas asyik dengan worksheet yang tersedia. Dan&#8230;tanpa menyadarinya mereka juga belajar MENULIS!</li>
<li>Jika anak-anak sudah mulai bersemangat, kita bisa menyediakan tambahan buku-buku dan lembar kerja yang bagus, menarik tapi murah. Buku-buku terbitan School Zone atau Hinklers Books, menurut saya, sangat luar bisa berguna. Harganya cuman 4-5 dollar per buku, dan bisa didapatkan di Target, KMart, Big W dan superstore lainnya. Penerbit ini sangat pintar memasarkan buku-bukunya dengan memasang rak khusus di hampir semua supermarket di Perth! Anak-anak pasti suka dengan buku-buku ini, karena menarik dan menantang untuk dikerjakan.</li>
</ol>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/starfall.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-346" title="StarFall" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/starfall.jpg?w=460&#038;h=231" alt="" width="460" height="231" /></a></p>
<p>Web site <a href="http://www.starfall.com">www.starfall.com</a>, sangat membantu upaya belajar membaca anak. Please, visit them, it&#8217;s really great!</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/school_zone.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-347" title="School_Zone" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/school_zone.jpg?w=460&#038;h=337" alt="" width="460" height="337" /></a></p>
<p>Buku-buku terbitan Hinkler, grab them as a give away to your kids. It&#8217;s really valuable learning kit!</p>
<p>Begitulah kira-kira apa yang saya alami selama 6 bulan ini ketika saya membimbing anak saya untuk bisa membaca dalam bahasa Inggris. Alhamdulillah, Affan yang berusia 6 tahun dan duduk di Year 1 sudah mulai bisa membaca. Ehmmm&#8230;tentu saja dengan pronounciation, spelling, ritme dan aksen orang Inggris (Aussie..heh), nggak seperti papa-mamanya yang suka ngomong Inggris Jawa. Untuk kakaknya, si Afkar yang duduk di Year 6, dia tidak perlu di bimbing karena sudah bisa men-judge perbedaan bahasa Indonesia dan English. Sedangkan bagi si Algy, karena baru berumur 3 tahun dan belum mengenal huruf, insyaallah akan belajar sendiri, karena belum ada background yang menghambat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=344&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2010/05/11/anak-belajar-membaca-phonics-vs-iqra-memang-luar-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/starfall.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">StarFall</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2010/05/school_zone.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">School_Zone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Me’nyruput’ Western Education untuk anak-anak</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/28/me%e2%80%99nyruput%e2%80%99-western-education-untuk-anak-anak/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/28/me%e2%80%99nyruput%e2%80%99-western-education-untuk-anak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 04:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Bateman, 17 Desember 2009 Alhamdulillah, anak-anak, Afkar Naufal dan Affan Fahreza, telah selesai menjalani masa sekolah singkat selama 2 bulan terakhir di Bateman Primary School. Mereka otomatis naik ke kelas berikutnya, Afkar ke Year 6 dan Affan ke Year 1. Positifnya, bagi ortu seperti saya, menjelang kenaikan kelas, tidak ada perasaan khawatir mengenai nilai, peringkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=332&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Bateman, 17 Desember 2009</em></p>
<p>Alhamdulillah, anak-anak, Afkar Naufal dan Affan Fahreza, telah selesai menjalani masa sekolah singkat selama 2 bulan terakhir di Bateman Primary School. Mereka otomatis naik ke kelas berikutnya, Afkar ke Year 6 dan Affan ke Year 1.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/affan-dan-akar-di-bateman-ps.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-336" title="Affan dan Akar di Bateman PS" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/affan-dan-akar-di-bateman-ps.jpg?w=460&#038;h=230" alt="" width="460" height="230" /></a></p>
<p>Positifnya, bagi ortu seperti saya, menjelang kenaikan kelas, tidak ada perasaan khawatir mengenai nilai, peringkat di kelas ataupun naik kelas. Semua student otomatis akan naik kelas! Sangat membanggakan juga bahwa anak-anak juga sudah mulai pick-up the language! Mereka sudah mulai sedikit-sedikit bisa berbahasa Inggris, dari tadinya nol besar! Disamping itu, masa dua bulan belajar dan bersosialiasi telah mencukupi bagi mereka untuk settled down dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Bagus kan! Jika anak-anak merasa senang dan betah di sini, mamanya pasti ikutan kerasan, dan papanya bisa lebih konsentrasi belajar!</p>
<p>Bagi anak-anak, sekolah menjadi aktifitas yang menyenangkan karena beban belajar tidak menggunung, suasana belajar sangat fun dan santai, teman-teman baru telah di dapat, dan guru-guru sangat perhatian serta apresiatif. Dan yang lebih penting lagi adalah tidak adanya ujian-ujian!  Inilah yang membuat belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan rileks. Selain itu, ada mata pelajaran-mata pelajaran yang baru dikenal anak-anak di sini, yaitu Dance, Arts, Music dan LOTE (Language Other Than English). Dan ternyata semuanya memberikan pengalaman yang menyenangkan. Afkar dan Affan menjadi lebih bisa mengekspresikan diri serta lebih percaya diri secara nalar dan fisik!</p>
<p>Negatifnya, untuk sementara tidak ada! Tapi, sudah terbayang 3-4 tahun lagi setelah pulang di Jakarta, wah…pasti akan menjadi masalah besar! Dengan beban pelajaran tidak sampai 60% dari beban studi sekolah di Indo, anak-anak pasti akan mengalami kesulitan dalam mengejar kekurangannya. Ditambah dengan sistem pendidikan yang lebih mengutamakan isi buku pelajaran alias banyak hafalan dan ujian-ujian, pastilah anak-anak akan bertambah stress! Jika situasinya seperti itu, ortunya pasti lebih nervous lagi!</p>
<p>Tapi biarlah, toh problem itu akan datang 3-4 tahun lagi! Untuk sekarang ke depan ini biar anak-anak menikmati kesenangan bersekolah! Sesuatu yang sangat-sangat-sangat sulit di dapatkan di Indonesia!</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pengamatan Sekilas</strong></p>
<p>Dari semula sebelum berangkat ke Perth, saya sudah mendengar sana-sini betapa berbedanya sistem pendidikan Indonesia dan Australia. Dan sekarang setelah melihat anak-anak mengalami sendiri masa 2 bulan bersekolah, perbedaan itu sangat terasa.</p>
<p>Yang saya amati dari masa sekolah anak-anak 2 bulan ini adalah:</p>
<ol>
<li>Ortu di tuntut aktif dalam menjalankan pendidikan bersama sekolah. Misalnya, untuk anak saya Affan, jadwal Pre-primary dibuat supaya ortu berpartisipasi dan berinteraksi dalam proses pendidikan, bahkan di dalam sekolah. Jadi, meskipun student Pre-primary masuk jam 9 am, ortu disarankan untuk datang bersama anaknya jam 8.30, untuk kemudian menemani anak-anaknya selama 30 menit dengan aktifitas belajar seperti membacakan buku atau ikut bermain puzzle. Demikian pula dengan Afkar yang duduk di Year 5. Setiap hari ortu harus menandatangani buku komunikasi dan pada hari Jumat disarankan untuk menghadiri acara assembly (pementasan).</li>
<li>Setiap anak diberikan perhatian dan penghargaan berdasarkan bakat dan prestasinya, meskipun prestasi itu tidak berarti apa-apa bagi student lain ataupun bagi sekolah. Sebagai contoh, dalam dua bulan masa sekolah saja, Afkar telah diberikan sertifikat penghargaan dua kali, yaitu atas semangatnya dalam belajar di lingkungan baru dan dalam mengikuti pelajaran edu-dance.</li>
<li>Jumlah mata pelajaran tidak banyak, tapi holistik (mencakup semua aspek perkembangan manusia). Contohnya, di Year 5 Afkar hanya belajar Math, Science, Music, Art, English( Spelling, Reading dan Writing), Phyical Education (PE) dan LOTE (Language Other Than English).</li>
<li>Tugas-tugas dan homework tidak membebani anak. Selama dua bulan ini, jumlah PR yang diberikan untuk Afkar dapat dihitung dengan jari. Itupun dengan masa pengerjaan yang cukup lama untuk ukuran student Indo. Berlainan dengan tugas-tugas dan PR di sekolah Indonesia yang selalu menggunung dengan waktu pengerjaan super singkat tidak masuk akal.</li>
<li>Suasana belajar di kelas yang menyenangkan dan rileks. Saya amati sendiri, di ruangan kelas, guru tidaklah duduk mematung di meja depan, dan murid-murid sering duduk dengan setting berkelompok. Tidak sama dengan suasana di ruang kelas sekolah di Indo dimana semua murid duduk menghadap ke depan. Bahkan, sangat sering saya lihat Year 5 dan 6 di gabung untuk mata pelajaran tertentu.</li>
<li>Pengajaran tidak terpaku pada buku pegangan. Untuk pelajaran Reading misalnya, student selalu dibawa ke library untuk meminjam dan membaca buku apa saja yang mereka sukai.</li>
<li>Tidak ada ujian-ujian harian, catur wulan atau bahkan untuk kenaikan kelas saja juga tidak ada final exam. Berlainan dengan sekolah di Indo, dimana anak-anak selalu dihadapkan dengan uji blok, testing mingguan, testing bulanan, ujian tengah semester, ujian akhir dll dll dll.</li>
<li>Bahan pengajaran, misalnya Math, secara konseptual kira-kira sama dengan sekolah di Indonesia tetapi dari segi persoalan yang dicakup dan cara mengajarkannya sangat berbeda. Misalnya, untuk aritmetika dasar yang di sini dinamakan Number Sense, terlihat bahwa yang penting anak-anak memahami bilangan, hubungan antar bilangan, representasi bilangan, dan operasi-operasi bilangan. Bukan pada berapa dan serumit apa soal-soal yang berhasil dikerjakan. Jadi, soal-soal yang berikan untuk masing-masing konsep adalah soal-soal yang sederhana, bilangannya kecil-kecil dan bersifat terapan. Jika ada bilangan besar pasti berupa bilangan berpola yang sebelumnya sudah didahului dengan bilangan serupa tapi kecil. Misalnya, 60:9, 6000:90, 60000:900 dst dst. Pastilah anak Indonesia akan bilang, ‘mah…matematika di sini gampang!’. Ini berbeda dengan betapa beratnya bahan pelajaran matematika di sekolah Indonesia, dan seringkali soal-soal yang diberikan sangat rumit, dengan melibatkan bilangan yang kelewat besar dan tujuan soalnya juga tidak jelas. Kayak-kayak cuman drill doang!</li>
<li>Selain intelektual anak yang ditumbuhkan, fisik dalam arti kebugaran dan ekspresi benar-benar dikembangkan pula. Dan tentu saja, kreatifitas dan imajinasi anak terus di rangsang. Pelajaran seperti dance dan sport menjadi menu mingguan, dan selalu di pentaskan di akhir minggu. Hasilnya, Afkar dan Affan dalam dua bulan ini terlihat lebih bisa mengekspresikan dirinya secara fisik, alias tidak malu-malu di hadapan orang lain dan percaya diri. Pelajaran Music dan Art juga benar-benar terasa berguna, anak menjadi senang berimajinasi, berekspresi dan bernyanyi.</li>
<li>Kemampuan mengorganisasi diri juga di latih terus-menerus. Misalnya, sekolah mewajibkan semua student untuk membawa alat tulis-menulis dan perlengkapan sekolah yang komplit dan sama untuk semua anak. Semua pensil dan pulpen harus ditaruh di dalam pencil case, buku-buku pinjaman library harus dimasukkan tas khusus, semua anak harus membawa lunch-box, setiap anak mempunyai tempat penyimpanan disekolah dsb dsb. Meskipun kelihatannya hal sepele, tetapi terlihat bahwa anak diajari untuk mengorganisasikan dan membuat dirinya teratur serta rapi. Hehehe…saya pernah menyaksikan sendiri bagaimana situasi kelas di SD Raudhah, tempat anak saya bersekolah terakhir, wah…yang namanya pensil, penghapus dan buku-buku berserakan kemana-mana. Dan karena tidak semua murid membawa perlengkapan sekolah yang sama, ada yang pinjem ini, pinjem itu…jalan-jalan dikelas dan akhirnya hilang…</li>
<li>Kemampuan bersosialiasi anak terus-menerus dikembangkan. Sebagai contoh, setiap istirahat lunch, semua student harus berkumpul di hall, menurut kelasnya masing-masing dan duduk dengan rapi untuk kemudian makan bersama. Selain itu, seringkali ada kunjungan-kunjungan dan ekskursi keluar sekolah, misalnya untuk first aid (P3K). Bahkan, murid-murid sendiri diajarkan membuat acara charity, dengan menjual kue-kue disekolah misalnya. Juga, di sekolah anak-anak dilatih berdisiplin dalam menghargai hak temannya. Misalnya, untuk ke toilet harus antri, untuk membeli makanan di kantin harus antri untuk masuk keruangan assembly harus antri dsb dsb.</li>
</ol>
<p> <a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/afkar-year-5-merit-certificate-2009.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-338" title="Afkar Year 5 Merit Certificate 2009" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/afkar-year-5-merit-certificate-2009.jpg?w=460&#038;h=356" alt="" width="460" height="356" /></a></p>
<p><strong>Refleksi Singkat</strong></p>
<p>Meskipun Bateman Primary School adalah sekolah dasar negeri, tetapi dari segi kualitas pendidikan dan fasilitas pengajaran tidaklah berbeda jauh dengan public school lainnya di Western Australia. Baik pemerintah maupun badan swasta menerbitkan School League Table secara berkala bagi masyarakat untuk melihat perbandingan sekolah-sekolah negeri. Sebagai contoh website  <a href="http://www.thisreview.com.au/Item/Education/Public-Primary-Schools/Western-Australia/List">http://www.thisreview.com.au/Item/Education/Public-Primary-Schools/Western-Australia/List</a>.</p>
<p>Sangat mengherankan bahwa dengan bobot bahan pengajaran yang saya kira sekitar 50-70% dari tingkat kesulitan sekolah di Indonesia, Australia masih termasuk berada di jajaran depan dalam pendidikan diantara negara-negara maju. Belajarnya santai…eeeee…hasilnya koq masih bagus-bagus juga…! Piye tho..?</p>
<p>Terbukti dari laporan ranking TIMSS (Trends in Mathematics and Science Study) tahun 2007, atau laporan rangking PISA (Programme for International Student Assessment) tiga tahun berturut-turut.</p>
<p> <a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oecd-education-pisa-rank.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-333" title="OECD Education PISA Rank" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oecd-education-pisa-rank.jpg?w=460&#038;h=577" alt="" width="460" height="577" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/timss-2007-year-8-science.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-335" title="TIMSS 2007 Year 8 Science" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/timss-2007-year-8-science.jpg?w=460&#038;h=624" alt="" width="460" height="624" /></a></p>
<p>Atau, indikasi-indikasi lain seperti nama-nama artis terkenal, ilmuwan, olahragawan dari Australia yang sudah mendunia dan terus-menerus eksis, seperti <strong>Nicole Kidman</strong>, <strong>Russell Crowe</strong>, <strong>Elizabeth Blackburn</strong>, <strong>Barry Marshall, Ian Thorpe, Leyton Hewitt </strong>dsb dsb. Saya yakin ini merupakan buah dari sistem pendidikan yang benar dan tepat.</p>
<p>Terlihat sekali bahwa anak-anak Australia sangat asertif (percaya diri dan meyakinkan) serta kreatif, dibandingkan dengan tipikal anak-anak Indonesia yang cenderung konservatif (tidak mau megambil resiko dan menyesuaikan dengan pendapat umum) dan reserved (pendiam, pemalu dan menjaga diri). Ini pastilah juga hasil dari sistem pendidikan yang mereka tempuh!</p>
<p>Saya lihat ada beberapa hal yang membedakan sistem pendidikan Indonesia dan Australia (baca: western), diantaranya approach dalam cara mengajar, konsep bahan pengajaran dan apresiasi terhadap peserta didik.  Dalam hal ‘pendekatan cara mengajar’, Student-as-Object vs Student-as-Subject. Dalam hal ‘konsep bahan ajar’, Lower order (hafalan) vs higher order thinking (penerapan dan analisa). Dalam hal ‘apresiasi peserta didik’, Keseragaman (Conformity) vs Keaslian (Originality).</p>
<p>Untuk mudahnya, perbedaan beserta simptomnya itu saya rangkum dalam tabel di bawah ini:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="206" valign="top">
<p style="text-align:center;">Perbedaan</p>
</td>
<td colspan="2" width="426" valign="top">Gejala (simptom) yang teramati</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Indonesia</td>
<td width="213" valign="top">
<p style="text-align:center;">Australia</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206" valign="top">Student-as-Object vs Student-as-Subject</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li>guru adalah otoritas dikelas yang tidak boleh dipertanyakan atau di challenge kemampuannya oleh murid</li>
<li>kebanyakan pertanyaan yang diajukan guru di kelas bersifat retorikal</li>
<li>murid-murid merasa bosan bahkan tertidur didalam kelas</li>
<li>tugas-tugas lebih banyak tertulis dalam bentuk latihan soal (drill)</li>
</ul>
</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li>banyak tugas berupa oral presentation yang mengharuskan murid berekspresi secara logika, bahasa dan fisik yang bisa berbeda dari pendapat guru</li>
<li>banyak tugas berupa written report yang memerlukan riset kecil yang tidak tergantung pada pendapat guru</li>
<li>suasana kelas hidup dan rileks</li>
<li>murid-murid duduk dalam kelompok dan bekerja secara kelompok</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206" valign="top">Lower order (hafalan) vs higher order thinking (penerapan dan analisa)</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li>terpaku pada bahan belajar dari buku pegangan dan ujian-ujian</li>
<li>karena deadline ujian dan testing sering mepet, murid terpaksa menghafal bahan-bahan itu supaya lulus ujian, dan guru tergesa-gesa menyampaikan lembar demi lembar bahan dari buku pegangan dengan sambil lalu supaya bisa memenuhi deadline</li>
<li>tumbuhnya bimbingan-bimbingan belajar, yang bukan hanya menawarkan cara cepat belajar, bahkan bisa mengerjakan PR anak-anak</li>
<li>murid dinilai dan di rangking berdasarkan pencapaian berdasarkan angka-angka hasil ujian dan testing</li>
</ul>
</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li> kecepatan (pace) belajar yang santai dan tidak stress (tense)</li>
<li>cara belajar berkelompok merangsang anak untuk mengerti lebih mendalam karena harus mengungkapkannya di hadapan kelompoknya</li>
<li>tugas-tugas berupa written report merangsang anak untuk mencapai pengertian terhadap bahan lebih luas dan mendalam</li>
<li>tugas-tugas berupa presentasi di kelas merangsang anak untuk mengerti lebih mendalam</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206" valign="top">Keseragaman (Conformity) vs Keaslian (Originality)</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li>banyak peraturan-peraturan disiplin seperti: &#8216;sepatu harus hitam dengan kaus kasi putih&#8217;, &#8216;baju harus dimasukkan rapi&#8217; dsb dsb.</li>
<li>prestasi murid diukur dari angka-angka hasil ujian saja</li>
<li>hukuman bagi murid yang berbuat salah, baik secara akademis maupun tingkah-laku</li>
<li>jenis pekerjaan sepeti dokter, insinyur dan pengacara sangat di senangi, sedangkan artis, seniman dan olahragawan sering di anggap remeh</li>
</ul>
</td>
<td width="213" valign="top">
<ul>
<li> kesalahan dipandang positif, karena merupakan langkah pertama untuk pemahaman</li>
<li>assessment tools beragam untuk mengukur kemampuan masing-masing murid</li>
<li>karya dan pendapat orisinil sangat dihargai, plagiarism dikenakan hukuman keras</li>
<li>keikutsertaan murid dalam kegiatan ekskul, charity dan voluntary sangat didorong dan dihargai</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<p>Begitulah, senikmat satu ‘sruputan’ kopi nasgithel (kopi manis mantap), demikan pula anak-anak, Afkar dan Affan, telah mencicipi pendidikan yang menyenangkan, dan membuat mereka lebih percaya diri serta bisa berekpresi secara logika, estetika dan fisik! Pastilah masa libur Summer yang panjang ini bukan liburan yang ditunggu-tunggu, tapi sekolah-lah yang terbayang-bayang! Moga-moga dengan mengikuti pendidikan di Australia 3-4 tahun ini, mereka bisa mengikuti jejak nama-nama besar di atas, sesuai dengan bakat dan pilihan hidupnya!</p>
<p>Dan untuk ortu sendiri, selain senang bisa berharap banyak dari perkembangan mereka, ada hal-hal yang perlu diantisipasi juga. Misalnya, selain kemampuan intelektual, seni dan fisik yang berkembang, mereka pasti juga menyerap nilai-nilai yang bisa menentukan pilihan hidup, harapan-harapan dan kepuasan yang ingin diraih dalam hidup ini. Bisa jadi, pilihan-pilihan dan harapan-harapan itu tidak kompatibel dengan situasi umum di Indonesia nantinya! Must be anticipated from now!</p>
<p>***NB: “<strong>nyruput</strong>” dalam bahasa Jawa berarti menikmati minuman panas, misalnya kopi atau teh, dengan cara di minum sedikit-sedikit, sambil mengeluarkan suara “srtpttt…”, sehingga terasa sangat nikmat dan menimbukan perasaan ingin menikmati lebih lama lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/332/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=332&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/28/me%e2%80%99nyruput%e2%80%99-western-education-untuk-anak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/affan-dan-akar-di-bateman-ps.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Affan dan Akar di Bateman PS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/afkar-year-5-merit-certificate-2009.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Afkar Year 5 Merit Certificate 2009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oecd-education-pisa-rank.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">OECD Education PISA Rank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/timss-2007-year-8-science.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TIMSS 2007 Year 8 Science</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Toyota Corolla – 1991-1994 Review dan Pengalaman Pribadi</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/09/toyota-corolla-%e2%80%93-1991-1994-review-dan-pengalaman-pribadi/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/09/toyota-corolla-%e2%80%93-1991-1994-review-dan-pengalaman-pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 11:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Menyebutkan nama Corolla saja telah menimbulkan image tentang mobil yang well-built, handal dan bagus. Dan tidak ada contoh yang paling mengesankan mengenai Corolla selain model AE92 yang mulai di pasarkan pada tahun 1991 sampai 1994. Kenapa demikian? Dalam posting saya terdahulu mengenai karakter berlalu-lintas di Perth (http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/), concern utama pengemudi adalah kemampuan bermanuver! Bagi teman-teman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=298&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyebutkan nama Corolla saja telah menimbulkan image tentang mobil yang well-built, handal dan bagus. Dan tidak ada contoh yang paling mengesankan mengenai Corolla selain model AE92 yang mulai di pasarkan pada tahun 1991 sampai 1994.</p>
<p>Kenapa demikian? Dalam posting saya terdahulu mengenai karakter berlalu-lintas di Perth (<a href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/">http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/</a>), concern utama pengemudi adalah kemampuan bermanuver! Bagi teman-teman yang anggarannya cepak, tapi ingin menyesuaikan dengan situasi berlalu-lintas tersebut, Toyota Corolla 1991-1994 akan menjadi pilihan yang sangat-sangat tepat. Nama besar mesin 4A-F, 4A-FE, dan 4A-GE Twin Cam yang disandang Corolla 91-94 menjadi jaminan kinerja mobil di jalan. Kualitas produksi dan quality assurance Toyota juga menjadi garansi akan kenyamanan membawa mobil ini. Dan karena model ini telah cukup termakan umur, harga dipasaran cukup terjangkau. Apalagi bagi teman-teman yang cuman tinggal 2-4 tahun di sini, resale-value yang tinggi dari Corolla akan memudahkan melegonya.</p>
<p>Toyota Corolla 1991-1994 atau model AE92 merupakan mobil yang terbukti well-enginereed, well-built dan well-equipped. Meskipun sekarang ini sudah hampir mendekati umur pakainya, karakter dan image model tersebut masih menjadi pilihan yang bagus!</p>
<p>Dan saya sendiri merupakan pemakai Corolla! Setelah membawa Hyundai Sonata 1996 selama sebulan, saya tidak tahan dengan kemampuan manuvernya. Segera saya carikan penggantinya yang lebih mampu mengimbangi tuntutan berlalu-lintas di jalan-jalan Perth Metro. Toyota Corolla –lah yang menjadi pilihan saya! I’m very happy to be one of them! Meskipun Corolla saya sudah berumur 18 tahun alias keluaran 1991, tetapi masih sangat enak di bawa, tidak kelihatan jadul-jadul amat, dan … irit BBM. Sangat pas dengan tema student DIKTI, kantong cepak tapi ingin prestasi…heheheheh.</p>
<p><strong>Model yang tersedia di pasar</strong></p>
<p>Bagi para penggemar otomotif, AE92 termasuk mobil yang sangat mengesankan dengan 21 macam model. Nampaknya Toyota ingin menjadikan Corolla mobil sejuta umat, dari mereka yang berkantong tipis dan perlu basic transport sampai kaum berduit yang menginginkan kenyamanan lebih. Dengan empat model body dari Sedan, Hatchback, Liftback dan Wagon, serta empat kelas fitur mulai SE, CS, CSi sampai CS-X, empat macam mesin serta 3 jenis transmisi, pastilah Corolla AE92 akan menjadi mobil untuk semua orang.</p>
<p>Model sedan 4-pintu terlihat menyenangkan meskipun agak konservatif dan lebih ditujukan untuk keluarga serta mereka yang sudah berumur mapan.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-sedan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-299" title="Corolla AE92 Sedan" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-sedan.jpg?w=460&#038;h=335" alt="" width="460" height="335" /></a></p>
<p>Model hatchback 5-pintu tampak sangat cocok bagi kaum muda, dengan garis-garis manis dan buncit meruncing.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-hatchback.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-300" title="Corolla AE92 Hatchback" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-hatchback.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Sedangkan Liftback 5-pintu merupakan model yang paling menarik dengan buritan yang lebih memanjang dan melengkung halus.</p>
<p> <a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-liftback.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-301" title="Corolla AE92 Liftback" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-liftback.jpg?w=460&#038;h=344" alt="" width="460" height="344" /></a></p>
<p>Model sedan tersedia dalam kelas SE, CS dan CS-X, demikian pula model hatchback, yang juga mempunyai kelas SX Sporty. Sedangkan model Seca Liftback ditawarkan dalam kelas CS, CS-X dan SX.</p>
<p>Semua model beserta kelasnya mengusung dapur pacu berupa mesin Twin Cam dengan 4 silinder segaris. Kelas mesin entry-level berupa 1.4-liter twin cam berdaya 60 kW, dengan karburator hanya tersedia di pasar Australia. Mesin ini dipasangkan ke kelas SE sedan dan CS hatchback, dengan transmisi manual 5-speed.</p>
<p>Untuk semua model dengan kelas CS dan CS-X, serta hatchback SE, Toyota memasangkan mesin 1.6-liter twin cam berkarburator, dengan transmisi manual 5-speed. Pada kelas CS juga disediakan piliha transmisi otomatis 3-speed. Sedangkan pada kelas CS-X, Toyota menawarkan transmisi otomatis 5-speed. Model Wagon memiliki kelas mesin paling tinggi berupa 1.6-liter twin cam, dengan fuel-injection yang bisa menyemburkan tenaga sampai 76 kW.</p>
<p> <a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-wagon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-302" title="Corolla AE92 Wagon" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-wagon.jpg?w=460&#038;h=249" alt="" width="460" height="249" /></a></p>
<p>Sistem suspensi untuk semua model dan kelas adalah MacPherson Strut front and strut rear. Steering berupa rack and pinion tanpa power assistance, tetapi power steering juga tersedia sebagai pilihan untuk model dan kelas tertentu seperti Seca Liftback CS. Rem depan mengadopsi piringan cakram, sedangkan rem belakang berupa drum.</p>
<p>Interior Corolla cukup memberikan kenyamanan, dengan panel instrumen cukup lengkap. Sayangnya, material interior berupa plastik keras meskipun cukup awet tapi terkesan agak murahan. Demikian pula, seat dibungkus dengan bahan fabric yang gampang kotor.</p>
<p> <a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-interior.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-303" title="Corolla AE92 Interior" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-interior.jpg?w=460&#038;h=287" alt="" width="460" height="287" /></a></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Harga untuk menebusnya</strong></p>
<p>Corolla keluaran 91-94 mestinya telah menempuh jarak 160 ribu – 200 ribu km di odometernya, tetapi di pasar mobil bekas masih terasa kuat, apalagi jika kondisinya masih mulus dan kinclong.</p>
<p>Tingkat harga yang dipasang dealer masih menunjukkan AUD 2500-an untuk Corolla SE 1991, dan bisa lebih mahal AUD 300-an untuk model hatchback. Demikian pula untuk model sedan dan hatchback CS , bisa mencapai AUD 2900-an dan model Seca Liftback bisa lebih tinggi 500-an lagi. Sedan dan hatchback SE keluaran tahun 1994 bisa berharga AUD 4000-5000-an, yang menguatkan bukti resale-value dari Corolla. Bahkan model Seca liftback CSi limited bisa mencapai AUD 5000-6000-an!</p>
<p>Harga lebih rendah bisa diperoleh dari penjual privat, seperti yang sering memasang iklan car-for-sale di situs Gumtree atau Quokka. Selisih harga dengan dealer bisa mencapai 500-2000 –an dollar!</p>
<p><strong>Teliti sebelum membeli</strong></p>
<p>Tak ada yang meragukan kualitas pembuatan Corolla. Namun, karena sudah berusia 18-15 tahun dan ratusan ribu km yang telah ditempuhnya, pastilah mobil ini juga mempunyai penyakit-penyakit yang diderita mobil-mobil lain seumuran. Kuncinya adalah teliti sebelum membeli!</p>
<p>Sangatlah penting untuk memeriksa dengan teliti hal-hal penting seperti service record, mesin, timing belt, gearbox, transmisi serta rem. Luangkan waktu seperlunya dan mintalah nasihat kepada mekanik yang mengerti Corolla.</p>
<p>Dengan usia seumuran anak kuliahan, pastilah jarang ada Corolla yang mempunyai service record lengkap. Tetapi, tanyakan kepada owner atau dealer mengenai bagaimana maintenance terhadap mobil sebelum-sebelumnya.</p>
<p>Mesin 4A-twin cam sangat kuat dan durable asalkan dirawat dengan benar dan teratur. Lihat kondisi knalpot waktu mesin dihidupkan. Knalpot yang basah berminyak, mengeluarkan asap dan meneteskan air merupakan tanda ketidakberesan mesin. Dan dengan jarak tempuh 200-an ribu km, penggantian timing belt untuk kedua kalinya mesti dipastikan.</p>
<p>Gearbox dan transmisi Corolla umumnya bebas masalah, tetapi untuk gearbox 5-speed, masalah umum terletak di gigi kelima. Jalankan mobil pada kecepatan mencukupi dan coba pindahkan ke gigi lima, pastikan gigi tidak meloncat.</p>
<p>Steering umumnya juga bebas masalah, tetapi cobalah amati boot karet pelindung drive shaft joints (tie rod), lihat jika telah robek yang bisa berakibat kemudi terasa loose alias “oglak”.</p>
<p>Bodi dan kualitas pengecatan Corolla sangat bagus sehingga mestinya bertahan lama, tetapi pemilik yang sembrono dan cuaca Perth yang cukup ganas bisa berakibat bodi penyok, lecet dan warna yang memburam. Interior Corolla juga cukup kuat dan awet, tetapi pastikan lihat “tear and wear” pada semua jok.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pengalaman pribadi</strong></p>
<p>Saya mendapatkan Corolla Sedan CS tahun 1991 dengan harga AUD 1100, ditambah biaya ownership transfer sebesar 45 dollar.</p>
<p>Waktu saya beli, kondisi fisik sekilas dalam keadaan kacau! Kotor, berantakan, berdebu, berpasir, cat buram! Tetapi pada saat saya tes mesin, wah…ini dia kayaknya pilihan saya datang. Mesin sangat halus, responsive dan bertenaga. Jadi, saya nggak perlu berpikir dua kali, langsung saya tawar dan putuskan beli! Masalah penampilan fisik,..emmm…tunggu 2-3 minggu setelah ditangan pasti jadi halus, mulus dan bersih!</p>
<p>Inilah gambar-gambar My Beloved Corolla CS 1991 setelah saya tangani:</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/1_bonet_plate_number.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-304" title="1_Bonet_Plate_Number" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/1_bonet_plate_number.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/3_full_body_right.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-306" title="3_Full_Body_Right" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/3_full_body_right.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/4_body_rear_right.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-307" title="4_Body_Rear_Right" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/4_body_rear_right.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/5_body_rear_center.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-308" title="5_Body_Rear_Center" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/5_body_rear_center.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/9_4a-f_1-6l_twincam_engine.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-312" title="9_4A-F_1.6L_TwinCam_Engine" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/9_4a-f_1-6l_twincam_engine.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/12_steer_dashboard.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-315" title="12_Steer_Dashboard" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/12_steer_dashboard.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/14_back_seats.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="14_Back_Seats" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/14_back_seats.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Dan, setelah membawa mobil ini selama 3 minggu, terasa benar bedanya dengan mobil Hyundai Sonata sebelumnya. Bagaimanapun manuver pengemudi lain, Corolla saya sanggup melayaninya. Mesin 4A-F memang terasa kencang dan responsive. Handling sangat solid dan steering cukup presisi. Penampilan fisiknya sendiri sekarang terlihat ‘pristine’ alias kinclong, bersih and rapi karena sudah saya elus-elus layaknya istri kesayangan…heheheh! Pokoknya, dinaikin …enak betul! Satu-satunya yang nggak enak cuman kalau mau parkir di tempat sempit, karena Steering assisted by ‘otot’, nggak pakai Power Steering!</p>
<p>Tampaknya mobil ini akan lama saya pakai, kecuali kalau saya ketiban rezeki sehingga bisa membeli Corolla Ascent…wuih! Rencana saya dalam tiga bulan, timing belt mesti diganti, semua belt-belt mesti di ganti, pasang central lock dan remote, AC mesti di re-gas, dan rem belakang harus dibenerin karena sudah terlihat agak bocor.</p>
<p>Secara keseluruhan, I’m a happy buyer…senang benar bisa mendapat mobil ini! And of course, now I’m a happy driver too! Tunggu tanggal mainnya deh,…Margareth River….here I come!</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Nilai Plus</strong></p>
<ul>
<li>Mesin kuat dan awet<strong> </strong></li>
<li>Hemat bahan bakar<strong> </strong></li>
<li>Perawatan mudah dan murah<strong> </strong></li>
<li>Bodi kokoh dan chasis yang responsive dengan handling solid<strong> </strong></li>
<li>Brand image Toyota menjamin resale-value<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong>Nilai Minus</strong></p>
<ul>
<li>Fitur-fitur seperti Power Steering, Power Window hanya tersedia di kelas atas<strong> </strong></li>
<li>Kualitas material interior<strong> </strong></li>
<li>Suara bising terdengar di kabin<strong></strong></li>
<li>Ruang kaki penumpang belakang sempit</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/298/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=298&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/09/toyota-corolla-%e2%80%93-1991-1994-review-dan-pengalaman-pribadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-sedan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Corolla AE92 Sedan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-hatchback.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Corolla AE92 Hatchback</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-liftback.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Corolla AE92 Liftback</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-wagon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Corolla AE92 Wagon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/corolla-ae92-interior.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Corolla AE92 Interior</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/1_bonet_plate_number.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_Bonet_Plate_Number</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/3_full_body_right.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3_Full_Body_Right</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/4_body_rear_right.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4_Body_Rear_Right</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/5_body_rear_center.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5_Body_Rear_Center</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/9_4a-f_1-6l_twincam_engine.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9_4A-F_1.6L_TwinCam_Engine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/12_steer_dashboard.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12_Steer_Dashboard</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/14_back_seats.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14_Back_Seats</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karakter Lalu-lintas Bermobil di Perth</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 05:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membawa mobil kurang lebih dua bulan ini, saya mulai merasakan perbedaan cara berlalu-lintas di jalan-jalan Perth Metro. Yang jelas, kita tidak bisa JJS &#8220;jalan-jalan sore&#8221; keliling-liling kota pakai mobil! Jangankan keliling-liling kota, bahkan mau lihat-lihat perumahan-perumahan dengan santai saja amat susah. Bukan karena lalu-lintasnya padat, tetapi karena kita tidak bisa bawa mobil jalan pelan-pelan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=292&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah membawa mobil kurang lebih dua bulan ini, saya mulai merasakan perbedaan cara berlalu-lintas di jalan-jalan Perth Metro. Yang jelas, kita tidak bisa JJS &#8220;jalan-jalan sore&#8221; keliling-liling kota pakai mobil! Jangankan keliling-liling kota, bahkan mau lihat-lihat perumahan-perumahan dengan santai saja amat susah. Bukan karena lalu-lintasnya padat, tetapi karena kita tidak bisa bawa mobil jalan pelan-pelan santai. Ini yang kadang-kadang menjadi kerinduan tersendiri terhadap suasana dan atmosfer kehidupan di tanah air.</p>
<p>Teman-teman pastilah pernah bawa mobil sekeluarga, jalan pelan-pelan sambil ngobrol asik menuju ke tempat jajan atau makan. Asiknya, kita bisa menikmati suasana dan melihat-lihat pemandangan. Pokoknya asik deh! Dan semua pengendara yang di belakang atau di depan kita juga sudah mafhum, sehingga kita tenang-tenang saja. Nggak akan ada yang nge-bel atau sewot! Apalagi kalo bawa mobil baru gress dari showroom, heheheheh&#8230;sekalian bisa dilihat-lihatin ke orang-orang kan.</p>
<p>Tapi kalau berani, coba saja melakukan hal yang sama di sini! Situasinya sungguh lain!</p>
<p>Meskipun secara internasional peraturan lalu-lintas mestinya sama, tetapi rupanya budaya setempat sangat mempengaruhi bagaimana orang menggunakan jalan.  Yang saya rasakan di Indo:</p>
<ol>
<li>Jalan adalah tempat apa saja lewat</li>
<li>Jalan adalah pasar</li>
<li>Jalan adalah arena</li>
<li>Lalu-lintas perlu di atur oleh orang (polisi)</li>
</ol>
<p>Akibat buruknya tentu saja lalu-lintas jadi semrawut. Bayangkan saja di jalan yang sama, kendaraan dengan kecepatan 5 km/jam seperti kereta tarik (songkro) punya jalur yang sama dengan mobil berkecepatan 60-70 km/jam. Pastilah semuanya jadi melambat. Belum lagi orang-orang yang lalu-lalang menyeberang seenaknya. Dan juga, kelambatan dari mereka yang sedang jalan-jalan. Ditambah dengan berbagai kaki-lima dan toko-toko yang halaman dan tempat parkirnya adalah jalan itu sendiri. Tapi, keadaan itu malah menciptakan suasana khas Indonesia yang kadang-kadang enak dinikmati juga! hehehehe&#8230;</p>
<p>Di Perth sini:</p>
<ol>
<li>Jalan adalah tempat transit point to point</li>
<li>Jalan adalah tempat yang mengancam keselamatan</li>
<li>Jalan adalah arus yang konstan dan lancar</li>
<li>Lalu-lintas adalah self-governed!</li>
</ol>
<p>Saya mengamati bahwa cara orang membawa mobil di sini sangat berbeda, sebagai contoh:</p>
<ol>
<li>Orang hanya melihat dirinya sendiri dengan asumsi setiap orang mengerti peraturan lalu-lintas. Beda dengan di Indo dimana semua orang waspada dan mau memperhatikan pengendara lain. Misalnya, kalau membawa mobil jalan lurus, di sini orang tidak akan peduli dengan kendaraan-kendaraan lain yang bukan di arus utama, sedangkan di Indo setiap pengemudi pasti selalu bersiap-siap dengan mobil atau orang membelok tiba-tiba, menyeberang, berhenti dsb dsb.</li>
<li>Orang mengemudi tepat dengan spesikasi dan peraturan yang ada di jalan. Misalnya, di lampu merah, begitu tanda lampu hijau menyala, mobil akan dipacu sekencang-kencangnya untuk segera memenuhi batas maksimal kecepatan di jalan tersebut. Beda dengan di Indo, walaupun lampu sudah hijau, orang tidak segera tancap gas, waspada terhadap keadaan didepannya. Contoh lain, di jalan yang berambu 70 km/hr, mobil-mobil akan dipacu disekitar kecepatan tersebut, tidak perduli di jalur kiri, tengah atau kanan. Di Indo, jalur kiri pasti adalah jalur lambat dan orang bisa menjalankan kendaraan seselara mereka.</li>
<li>Karena ingin sesuai dengan spesikasi dan peraturan jalan, maka cara bermanuver pengemudi di sini juga lain. Yang jelas diperlukan mobil dengan kondisi mesin yang prima supaya bisa mengimbangi cara bermanuver orang sini, atau akan menerima sinyal sewot dan bunyi bel. Misalnya, kita sedang di arus utama, terus kita lihat ada mobil dari arus kecil mau ke arus utama. Tentu saja posisi kita di prioritaskan dan harus jalan terus, tetapi kadang-kadang cara menghentikan mobil mereka tuh kayak tiba-tiba, sehingga bisa bikin kita kaget. Tuh mobil akan berhenti kagak..?</li>
<li>Lalu-lintas di sini hampir semuanya self-governed! Teratur dengan sendirinya! Beda dengan di Indo, dimana lalu-lintas mesti diatur oleh polisi. Bahkan banyak perempatan, pertigaan dan putaran yang diatur oleh &#8216;pak ogah&#8217;. Di sini, jalan-jalan telah di beri marka dan tanda untuk mengatur pengemudi, misalnya roundabout, full stop, give way, dsb dsb. Bahkan jalan yang sebenarnya bisa untuk empat lajur, sering di bikin tanda berjalur dua untuk memastikan bahwa semua mobil berjalan dengan kecepatan yang kira-kira sama.</li>
</ol>
<p>Jika saya amati respon dari teman-teman, kondisi lalu-lintas seperti ini memunculkan dua sikap. Ada yang tadinya berani mengemudi di Indo menjadi tidak berani mengemudi di sini, dan kebalikannya yang tadinya tidak berani membawa mobil malah menjadi senang mengemudi di sini. Mungkin bagi kelompok pertama, cara bermanuver dan tuntutan kesempurnaan ketaatan terhadap peraturan jalan dan lalu-lintas lah yang membuat tingkat stress cukup tinggi sehingga akhirnya malah tidak berani membawa mobil. Sebaliknya bagi kelompok kedua, karena semua peraturan jelas dan tegas, ya..santai aja bawa mobil, insyaallah selamat!</p>
<p>Bagi saya sendiri, situasi di atas sih oke-oke saja dan bahkan sangat reasonable. Tinggal diikuti saja! Tetapi, memang cara bermanuvernya cukup challenging juga alias agak-agak maksa, kadang-kadang sedikit stress juga jika mesti konstan berjalan 100 km/hr di jalan tol antar kota. Wadaw&#8230;! Pertama, karena mobil saya adalah mobil tua Toyota Corolla CS AE92 tahun 1991. Kedua, karena saya sudah biasa bawa mobil dengan &#8217;slow but sure atawa alon-alon asal kelakon&#8217;, karena kemana-mana selalu bawa keluarga berlima!</p>
<p>Begitulah, sedikit kesan saya terhadap cara berlalu-lintas di Perth. Insyaallah supaya selamat, nyaman dan lancar, kita mesti paham dengan semua peraturan jalan dan lalu-lintas dan punya mobil dengan kondisi mekanis yang baik. Bagi yang akan membeli mobil, pastikan kondisi mesin, transmisi dan rem dalam keadaan bagus. Kondisi body taruh saja di nomor ke-n, tidak penting dan tidak ada orang peduli. Pengemudi lain lebih concern dengan cara bermanuver kita! Bagi yang belum pernah menyetir, wah&#8230;ini kesempatan bagus untuk bisa berlalu-lintas membawa mobil dengan mudah dan selamat. Bagi yang sudah biasa menaklukkan lalu-lintas Jakarta-Surabaya, tidak ada tantangan lagi di Perth!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/292/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=292&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/08/karakter-lalu-lintas-bermobil-di-perth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunday Market Di Perth</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/05/sunday-market-di-perth/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/05/sunday-market-di-perth/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 18:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Bangun pagi-pagi, jalan-jalan ke Sunday Market! Itu salah satu kegiatan keluarga kami di akhir pekan pada awal-awal kedatangan di Perth bulan Oktober-November 2009. Lumayan, bisa untuk rekreasi nyenengin anak-anak&#8230;hehehe&#8230;&#8221;&#8216;belila lebih skit utk kita orang nanti!!!&#8217;, kata temen Malaysia&#8221;. Dulu sewaktu tinggal di Brisbane, Sunday Market adalah shopping heaven for us…I guess…. hehehe…somehow, waktu itu anak masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=282&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bangun pagi-pagi, jalan-jalan ke Sunday Market! Itu salah satu kegiatan keluarga kami di akhir pekan pada awal-awal kedatangan di Perth bulan Oktober-November 2009. Lumayan, bisa untuk rekreasi nyenengin anak-anak&#8230;hehehe&#8230;&#8221;&#8216;belila lebih skit utk kita orang nanti!!!&#8217;, kata temen Malaysia&#8221;. Dulu sewaktu tinggal di Brisbane, Sunday Market adalah shopping heaven for us…I guess…. hehehe…somehow, waktu itu anak masih satu, masih kecil pula gampang dibawa kemana-mana&#8230; emmm&#8230;.how I missed Brisbane!</p>
<p>Di Perth ada beberapa Sunday Market…Melville, Canning Vale, Belmont, Selby. Meskipun sebagian besar barang jualan adalah used or 2nd hand items, tapi bagi temporary resident seperti saya, it&#8217;s still worth it. Misalnya, daripada beli sepeda baru seharga 200-an dollar hanya untuk dipakai 3 tahun, mendingan yang second seharga 30-an dollar. Nantinya kalau terpaksa harus membuangnya karena mau pulang, tidak nyesel-nyesel amat. Dan barang-barang yang dijual bisa sangat-sangat murah, bisa sampai 20 cents untuk pakaian winter anak-anak…cukup menggoda kan? </p>
<p>Sebenarnya selain ke empat tempat di atas, masih banyak Sunday Market yang lain di Perth, misalnya di Subiaco, Midland, Waneroo, Scarborough dsb dsb. Cuman, kita pernah aja ke empat tempat tersebut, dan favorit kita adalah Canning Vale Sunday Market! Karena dekat, lengkap dan teduh!</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/sunday-market-locations.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-283" title="Sunday Market Locations" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/sunday-market-locations.jpg?w=460&#038;h=324" alt="" width="460" height="324" /></a></p>
<p>Di Melville, Sunday Market terletak di halaman parkir Kardinya Shopping Center (A), sedangkan Belmont Sunday Market berlokasi di Belmont Shopping Center (C).</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/belmont_sunday_market.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-284" title="Belmont_Sunday_Market" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/belmont_sunday_market.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Canning Vale Sunda Market (B) punya tempat khusus di hall yang cukup teduh dan nyaman untuk jalan-jalan, di ujung Banister Rd dan South Street.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/pulang-yuk-dah-dapet-belanjaan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-285" title="Pulang yuk dah dapet belanjaan" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/pulang-yuk-dah-dapet-belanjaan.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Enaknya, di area ini juga terdapat tempat belanja favorit temen-temen Indo, yaitu Market City Gourmet Store alias supermarket bahan-bahan makanan asal Indo, atau oriental groceries.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oriental-groceries.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-286" title="Oriental Groceries" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oriental-groceries.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Selby Sunday Market (D) agak spesial, karena hanya di adakan per tiga bulan dan terletak di Gedung Paraplegic-Quadriplegic Association of WA di Selby Street. Lumayan capek juga karena mesti antri sejak pagi, padahal market dibuka jam 10-an. Tapi kalau nggak mau antri duluan, nggak bakal dapat barang yang di incar, keburu di ambil sama pembeli lain. Waktu pertama ke sana, antrian bisa memanjang sekitar 600-an meter, padahal satu baris bisa 2-3 orang.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/ngantri-di-selby-sunday-market.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-287" title="Ngantri di Selby Sunday Market" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/ngantri-di-selby-sunday-market.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Selby Sunday Market ini sebenarnya lebih mirip pasar amal karena hasil penjualan akan dipakai sebagai dana bantuan untuk mereka yang disable. Barang-barang yang dijual cukup lengkap, mulai dari houseware, electrical, furniture, footwear, sportwear, hobbyist dsb dsb. Tempatnya enak juga, karena di dalam gedung, teduh dan berpendingin.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/suasana-selby-sunday-market.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-288" title="Suasana Selby Sunday Market" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/suasana-selby-sunday-market.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>So, jika ada waktu luang di hari Minggu, pas sunny day&#8230;emmm&#8230;nggak ada salahnya jalan-jalan di Sunday Market. Kecuali kalo di Perth &#8216;sorangan bae&#8217; alias sendirian saja, nah loh&#8230;.bisa-bisa dianggap orang hilang! Bagi yang membawa keluarga, lumayan asik, bisa lihat-lihat sesuatu yang lain. Dan&#8230;tepat seperti yang orang katakan…there’s something for everyone!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=282&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/05/sunday-market-di-perth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/sunday-market-locations.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunday Market Locations</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/belmont_sunday_market.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Belmont_Sunday_Market</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/pulang-yuk-dah-dapet-belanjaan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pulang yuk dah dapet belanjaan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/oriental-groceries.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Oriental Groceries</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/ngantri-di-selby-sunday-market.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ngantri di Selby Sunday Market</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/suasana-selby-sunday-market.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Suasana Selby Sunday Market</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merayakan Idul Adha di Perth</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/01/merayakan-idul-adha-di-perth/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/01/merayakan-idul-adha-di-perth/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 03:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Jika di Indonesia event Iedul Adha banyak ditunggu orang karena bisa makan daging kambing gratis sepuasnya, demikian pula di Perth. Cuman, yang ditunggu-tunggu bukan kambing gulingnya, tetapi kumpul-kumpul dan silaturahminya. Soalnya, walaupun banyak donasi amal yang terkumpul, tetapi panitia penyelenggara tidak mengadakan penyembelihan hewan qurban. Semua donasi qurban di kirim balik ke kampung Indonesia&#8230;hehehe&#8230;fair enough! [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=274&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika di Indonesia event Iedul Adha banyak ditunggu orang karena bisa makan daging kambing gratis sepuasnya, demikian pula di Perth. Cuman, yang ditunggu-tunggu bukan kambing gulingnya, tetapi kumpul-kumpul dan silaturahminya. Soalnya, walaupun banyak donasi amal yang terkumpul, tetapi panitia penyelenggara tidak mengadakan penyembelihan hewan qurban. Semua donasi qurban di kirim balik ke kampung Indonesia&#8230;hehehe&#8230;fair enough! Di sini, siapa yang mau dan pantas menerima daging hewan qurban, &#8230;di sini kan daging jadi menu harian!</p>
<p>Jauh-jauh hari, panitia sudah sebarin pengumuman lewat milis mengenai event sholat ied dan perayaaannya. Hohoho&#8230;pasti seru dan ramai! Kapan lagi komunitas Indo bisa kumpul-kumpul masif kalau bukan dalam event kayak ginian! Selain sholat ied berjamaah hari Jumat tanggal 27 Oktober, ada juga bazaar yang diselenggarakan hari Minggunya. Tempat sholat dan bazaar sudah ditetapkan jauh-jauh hari, di gedung konsulat RI di Perth!</p>
<p>Untung juga ada AIPSSA dan pak ketuanya yang super rajin, Mas Aang! Kita di kasih info lengkap abis, bukan hanya acara-acaranya tetapi bahkan juga situasi di sekitar konsulat, terutama perparkiran. Hari kerja pagi, wah&#8230;kalau nggak hati-hati dan prepared, bisa susah dan puter-puter cari parkir mobil, malah bisa-bisa kena denda karena parkir sembarangan! Makanya, karena baru pertama kali akan bawa mobil ke CBD, saya mending berangkat pagi-pagi, jam 6 kurang 20 an menit sudah cabut dari rumah. Siapa tahu akan rebutan parkir! Siapa tahu saya kebablasan dan mesti puter-puter cari lokasinya! Better safe than sorry&#8230;heheheheh! Wuih, pas abis parkir ada bule baik yang mau jepretin kita, as a memorable dong!</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/behind-the-city-blocks.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-275" title="Behind the City Blocks" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/behind-the-city-blocks.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Kita parkir di Terrace Road, di dekat Langley Park tepi Sungai Swan. Wow, a nice place! Konsulat RI terletak 5 menit by walk dari area parkir. Karena masih pagi, kita abiskan waktu dulu dengan jalan-jalan lihat-lihat kota. Lumayan, Perth kira-kira samalah dengan Brisbane. FYI, Brisbane is our first love! Kebetulan keluarga belum pernah ke Konsulat, jadi ya&#8230;nampang bentar di depannya.</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/in-front-of-the-ri-consulate.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-276" title="In front of the RI Consulate" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/in-front-of-the-ri-consulate.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Sholat Ied dimulai jam 07.30 dengan Imam dan Khatib Ustad Mumu Munawaroh dari Mesjid Kenwick. Banyak juga yang datang, sekitar 300 an orang deh memadati aula Konsulat. Kebetulan Acting Consul juga datang dan kasih sambutan, bikin suasana jadi kayak di Indo beneran. Banyak juga dapat kenalan baru atau ketemu setelah kenalan lewat internet. Lumayan tambah teman, asik&#8230;!</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/early-morning-prayer.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-277" title="Early Morning Prayer" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/early-morning-prayer.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Sayang, khotbahnya agak kelamaan sehingga jamaah yang dibelakang banyak yang nggak konsentrasi lagi. Malah, jamaah yang disebelah kiri jauh mulai buka makan-makan ketika khotbah masih berlangsung! Acara ditutup dengan halal bihalal dengan seluruh jamaah dan selesai tepat jam 8.30. Wah..mesti lari-lari dikit nih, soalnya tiket parkir expire jam 8.37. Dan, saya lihat&#8230;banyak mobil yang masih diparkir didepan konsulat persis. Padahal area ini mesti &#8216;CLEAR&#8217; jam 7-8 pagi. Sudah pasti tuh mobil-mobil kena denda 100 an dollar! Hahahaha&#8230;panen-panen! Police metro pasti seneng tuh dapat puluhan mobil kena denda parkir sembarangan!</p>
<p>Malamnya kita bikin gathering keluarga-keluarga yang kita kenal baik untuk celebration! Food and drinks untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan. Ada ketupat lebaran, opor ayam, rendang manis, sambal goreng&#8230;emhhmm..slurp-slurp! Ternyata enak juga lebaran haji di negeri orang!</p>
<p><a href="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/img_0902.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-278" title="IMG_0902" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/img_0902.jpg?w=460&#038;h=345" alt="" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Kesan saya, event-event keagamaan di Perth lebih warm dan enjoyable daripada situasi di Brisbane dulu. Lebih banyak muslim Indo dan lebih kompak terorganisir. Thanks Mas Aang dan tim Konsulat yang telah menyelenggarakan event perayaan lebaran haji dengan sukses!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=274&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/12/01/merayakan-idul-adha-di-perth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/behind-the-city-blocks.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Behind the City Blocks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/in-front-of-the-ri-consulate.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">In front of the RI Consulate</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/early-morning-prayer.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Early Morning Prayer</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/12/img_0902.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0902</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Termudah Menangani Virus, dunia tidak jadi kiamat!</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 06:07:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang student, data yang tersimpan dikomputernya bisa jadi adalah harta yang tak ternilai harganya. Bayangkan jika kita sudah hampir menyelesaikan disertasi, tiba-tiba kita  kehilangan semua dokumen tersebut hanya karena komputer kita break down dan kita nggak punya backup. Dunia pasti serasa kiamat! Bukan saja terhadap mereka yang buta IT dan perkomputeran, teman-teman dari IT [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=261&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi seorang student, data yang tersimpan dikomputernya bisa jadi adalah harta yang tak ternilai harganya. Bayangkan jika kita sudah hampir menyelesaikan disertasi, tiba-tiba kita  kehilangan semua dokumen tersebut hanya karena komputer kita break down dan kita nggak punya backup. Dunia pasti serasa kiamat!</p>
<p>Bukan saja terhadap mereka yang buta IT dan perkomputeran, teman-teman dari IT saja bisa kena masalah seperti di atas jika teledor. Banyak sumber masalah yang bisa mengancam keselamatan data kita, mulai dari serangan virus sampai hardware failure. Nah, dalam  posting berikut ini saya ingin membahas secara singkat cara termudah untuk menangani komputer bermasalah karena serangan virus. Terutama saya tujukan bagi teman-teman yang sedikit mengenal komputer, sehingga mereka bisa menyelesaikan sendiri masalah tersebut.</p>
<p>Virus komputer sebenarnya adalah program yang bisa menginfeksi komputer dan memperbanyak dirinya sendiri untuk menyerang data, merusak kinerja komputer atau memperlambat throughput jaringan. Varian lain dari virus komputer adalah Worm dan Trojan, di mana jika Worm mengeksplotasi lubang keamanan dengan menyebarkan dirnya sendiri tanpa menjadi bagian dari sistem komputer kita, sedangkan Trojan merupakan program yang terlihat tidak berbahaya padahal punya agenda tersembunyi untuk mengancam komputer kita. Umumnya orang melihat Worm, Trojan dan software lain semacam malware, adware dan spyware sebagai bagian dari keluarga virus komputer.</p>
<p>Masalah pervirusan ini bertambah runyam karena umumnya komputer sekarang terhubung ke jaringan internet.  Dan, pada saat kita browsing-browsing kita seringkali terkecoh dengan berbagai halaman web yang secara tidak sengaja bisa membuat komputer kita terinfeksi. Yang paling notorius adalah pop up window  yang otomatis terbuka ketika kita membuka halaman web tertentu dan “mengundang” kita untuk klak-klik sana-sini. Selain internet, tukar-menukar data dengan Flash Disk juga menjadi sumber utama penularan virus.</p>
<p>Enaknya bekerja dengan komputer adalah anything is reversible! Tentu saja bukan kerusakan hardware yang saya maksudkan, tetapi jika ada masalah dengan software, kita bisa balikkan ke kondisi semula. Mantep kan? Dan inilah yang menjadi concern dari System Restore, tool bawaan Windows untuk mengatur proses restorasi sistem komputer kita.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-265" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/system-restore-menu-links/"><img class="aligncenter size-full wp-image-265" title="System Restore Menu Links" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/system-restore-menu-links.jpg?w=460&#038;h=169" alt="System Restore Menu Links" width="460" height="169" /></a></p>
<p>Intinya adalah karena proses infeksi virus termasuk event yang dicatat oleh System Restore sehingga  menjadi Restore Point, maka kondisi sebelum infeksi virus bisa kita bikin kembali dengan tool ini. This is the catch! Karena System Restore bisa mengembalikan sistem komputer kita ke kondisi pada saat bekerja dengan baik, maka dengan sendirinya permasalahan yang diakibatkan oleh serangan virus hilang! Inilah yang saya maksudkan dengan cara termudah untuk mengatasi masalah virus!</p>
<p><a rel="attachment wp-att-266" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/system-restore/"><img class="aligncenter size-full wp-image-266" title="System Restore" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/system-restore.jpg?w=460&#038;h=370" alt="System Restore" width="460" height="370" /></a></p>
<p>Bagaimana tidak mudah, jika dengan System Restore kita tidak perlu:</p>
<ul>
<li>Mencoba-coba membasmi virus dengan program anti virus yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam</li>
<li>Mencoba menginstal ulang Windows bahkan sampai memformat hardisk hanya untuk mendapatkan kondisi komputer yang bekerja benar. Install ulang Windows atau format harddisk bisa menghabiskan waktu berjam-jam pula. Bahkan, kita akan direpotkan dengan keharusan membackup data. Walah…!</li>
</ul>
<p>Cara memakai System Restore juga sangat mudah. Kita tinggal memanggil tool ini, biasanya dari Accessories-&gt;System Tools-&gt;System Restore, dan mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan, dan dan dalam beberapa menit, sistem komputer kita sudah dikembalikan lagi seperti semula. Enaknya lagi, operasi System Restore ini tidak mempengaruhi data yang tersimpan di komputer, sehingga kita tidak perlu membackup data terlebih dahulu.</p>
<p>Jadi, System Restore adalah tool bawaan Windows yang membantu kita me<strong>restore file-file sistem komputer ke kondisi terdahulu</strong>. System Restor bekerja berdasarkan restore point yang telah tersimpan dalam komputer kita sebelumnya. Restore point ini dicatat atau dibuat secara otomatis oleh System Restore ketika ada event-event installasi software ataupun driver. Kita juga bisa membuat restore point secara manual.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-267" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/manual-create-point/"><img class="aligncenter size-full wp-image-267" title="Manual Create Point" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/manual-create-point.jpg?w=460" alt="Manual Create Point"   /></a></p>
<p>Begitulah, jika kita bandingkan dengan persoalan yang terjadi pada handphone kita, misalnya sering hang, font berubah, dsb dsb,  kira-kira System Restore ini bisa kita bayangkan sebagai cara me-reset handphone tersebut sehingga kembali ke kondisi yang bekerja baik. Kita lihat bahwa System Restore bisa membantu mengatasi persoalan virus dengan upaya yang minimal!  So, dunia tidak jadi kiamat, kan&#8230;hehehehe.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=261&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/16/cara-termudah-menangani-virus-dunia-tidak-jadi-kiamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/system-restore-menu-links.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">System Restore Menu Links</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/system-restore.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">System Restore</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/manual-create-point.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Manual Create Point</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Service HP Compaq Laptop in Perth, keyboard mati</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 17:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Gadget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya apa yang ingin saya ceritakan berikut ini bukanlah problem yang terjadi pada laptop milik saya. Kebetulan ada teman sekampus Murdoch yang belum lama membeli laptop HP Compaq CQ60 tapi tidak lama kemudian terjadi masalah pada keyboard. Keyboard sama sekali tidak memberikan respon ketika diketikkan kunci apapun. Pasti berabe-lah, ibarat orang, keyboard kan layaknya mulut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=252&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya apa yang ingin saya ceritakan berikut ini bukanlah problem yang terjadi pada laptop milik saya. Kebetulan ada teman sekampus Murdoch yang belum lama membeli laptop HP Compaq CQ60 tapi tidak lama kemudian terjadi masalah pada keyboard. Keyboard sama sekali tidak memberikan respon ketika diketikkan kunci apapun. Pasti berabe-lah, ibarat orang, keyboard kan layaknya mulut untuk bicara. Kalau masalah seperti ini terjadi, pasti kepanikan melanda. Apalagi jika saatnya deadline assignment atau laporan segera datang, wah..bisa stress deh. Dinegeri orang seperti Aussie ini, gimana cara mau service laptop? Meskipun ada repair center pun, pasti kepikir besarnya dana yang mesti dikeluarkan&#8230;hehehehe.</p>
<p>Untungnya, semua laptop yang dijual di toko resmi seperti Dick Smith, Harvey Norman dsb, dilengkapi dengan waranty. Kalau ada masalah masih bisa mengandalkan jasa perbaikan dan penggantian parts dari vendornya. Persoalannya, dimana? dan apakah secepat respon penanganan repair center di Jakarta? Belum lagi masalah kendala bahasa jika mesti bicara sana sini.</p>
<p>Teman kita ini kira-kira mengalami situasi seperti di atas, dan begitu tahu kalau saya tuh orang IT, ya..he came to me and asked for a help. Well, tak apelah&#8230;it may be good for me as well, bisa mendapatkan case baru mengenai persoalan laptop. Singkat cerita, nih laptop sudah di tangan. Bagi semua anak IT, respon P3K untuk penyakit ini pastilah lari ke driver. Saya juga berpikir demikian dong. Tapi sebelum lanjut, kira-kira beginilah tampang si Compaq CQ60.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-253" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/compaq-cq60/"><img class="aligncenter size-full wp-image-253" title="Compaq CQ60" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/compaq-cq60.jpg?w=460" alt="Compaq CQ60"   /></a></p>
<p>Rupanya HP Australia punya Service Center, yang bisa dihubungi di nomor 13 10 47. Setelah memilih nomor yang sesuai, kita akan dihubungkan dengan CSO (Customer Service Officer), &#8230;mereka bilangnya si consultant. Sebelum mulai melayani, dia menanyakan serial number dan product number laptop ini. S/N dan P/N tertera pada stiker di balik laptop.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-255" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/sn/"><img class="aligncenter size-full wp-image-255" title="SN" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/sn.jpg?w=460&#038;h=57" alt="SN" width="460" height="57" /></a></p>
<p>Pada kesempatan call yang pertama, si CSO ini menyarankan saya untuk melakukan dua hal yang mungkin bisa menyembuhkan penyakit keyboard mati, yaitu re-install driver dan system restore.</p>
<p>Re-install driver bisa dilakukan dengan mudah dari menu Device Manager, yang bisa kita akses dari Computer -&gt; Properties.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-254" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/device-manager/"><img class="aligncenter size-full wp-image-254" title="Device Manager" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/device-manager.jpg?w=460&#038;h=334" alt="Device Manager" width="460" height="334" /></a></p>
<p>Kita bisa melakukan update driver, atau bisa juga kita uninstall saja. Jika kita lakukan pilih yang kedua ini, maka secara otomatis, pada saat restart, driver keyboard akan diinstall oleh recover manager laptop ini. Rupanya langkah ini tidak menyelesaikan masalah. Jadi, lanjut&#8230;dengan system restore. Menu System Restore bisa kita akses dari Accessories-&gt;System Tools-&gt;System Restore. Kemudian kita pilih tanggal kondisi laptop dimana kita yakin berada dalam kondisi bekerja baik. Dan, rupanya langkah ini tidak menyelesaikan persoalan juga! Waktu itu, karena System Restore memerlukan waktu yang cukup lama untuk selesai, si CSO hang up dan berjanji menelpon balik. Dia memberikan case reference number, yang berguna untuk melihat persoalan yang telah saya submit. Tapi, sampai sore saya tunggu tidak juga ditelpon. Ya sudahlah&#8230;it&#8217;s enough for the day!</p>
<p>Hari berikutnya, saya menelopon mereka lagi. Kali ini CSO menyarankan langkah yang sama, tetapi tentu saja saya berikan case reference number serta langkah-langkah yang sudah saya lakukan. Dia menyarankan kemungkinan solusi lain, yaitu Static Electricity Removal, BIOS update dan System Recovery. Ketika dia men-guide saya untuk melakukan Static Removal, saya berpura-pura saja  mengikutinya. Males ah, &#8230; mesti buka-buka baterai! Saya pikir nggak ada gunanya, karena toh laptop sudah dimatikan berkali-kali juga! Dalam hal BIOS update, laptop mesti terhubung internet. Wah&#8230;nggak bisa nih, karena di kampus internet di peg dengan MAC Address. Jadi, mesti download BIOS pakai komputer lain kemudian di flash-kan di laptop ini. Saya tak lakukan langkah ini, karena ribet&#8230;nanti aja lah, pikir saya. Kemudian, System Recovery, ..wah..yang ini mesti melakukan backup data dulu, karena akan memformat ulang hardisk. Mana berani? Nih komputer teman jangan-jangan berisi data skripsi, bisa berabe nanti&#8230;! Ya udah deh, hari itu berlalu tanpa solusi. Tapi, sewaktu si CSO ini hang up, dia bilang bahwa garansi laptop ini masih berlaku sampai Agustus 2010, dan jika semua langkah perbaikan yang disarankan tidak berhasil, kemungkinan besar terjadi keyboard hardware failure dan jika benar demikian, HP akan menggantinya secara gratis!</p>
<p>Hari berikutnya, saya coba kontak HP Technician melalui online chat, yang tersedia di: <a href="http://welcome.hp.com/country/us/en/contact/chat_1.html">http://welcome.hp.com/country/us/en/contact/chat_1.html</a>. Si teknisi ini menyarankan hal yang sama, yaitu langkah pertama berupa Static Electricity Removal. Kali ini saya bersedia melakukan langkah ini dan&#8230;.yes! ternyata keyboard langsung hidup normal! So, the problem is over!</p>
<p>Jadi, teknisi tadi menjelaskan bahwa setelah dipakai beberapa lama, bisa terjadi penumpukan arus listrik statis yang bisa memgakibatkan efek arus pendek pada komponen laptop, misalnya keyboard. Cara melakukan Static Electricity Removal sangat mudah, yaitu dengan mematikan laptop dulu. Kemudian, diikuti dengan pelepasan baterai dan membiarkan laptop hidup dengan power supply dari colokan listrik dinding.</p>
<p>Jadi, kalau saya runut penyelesaian persoalan keyboard laptop tak berfungsi, ada beberapa kemungkinan solusi yang mesti di coba jalankan:</p>
<ol>
<li>Static Electricity Removal</li>
<li>Driver Re-install</li>
<li>System Restore</li>
<li>System Recovery</li>
<li>BIOS Update</li>
</ol>
<p>Jika kelima kemungkinan solusi tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, maka bisa jadi keyboard memang mengalami hardware failure. Dan dalam kondisi seperti ini, tidak ada jalan lain kecuali mengganti keyboard!</p>
<p>Moga-moga posting ini bisa membantu teman-teman jika mempunyai masalah yang sama!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=252&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/07/service-hp-compaq-laptop-in-perth-keyboard-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/compaq-cq60.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Compaq CQ60</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/sn.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/device-manager.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Device Manager</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengaji Iqra di Perth</title>
		<link>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/</link>
		<comments>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri AB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Living]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dikopertis3.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh senang bila kesempatan bagi anak-anak untuk bersekolah di Perth juga bisa diimbangi dengan kesempatan untuk menjaga kualitas pendidikan keagamaan yang telah mereka peroleh sebelumnya di Indonesia. Dan ternyata, di Perth hal ini tidak merupakan keinginan doang! Ada pengajian Iqra untuk anak-anak Indonesia setiap hari Minggu di Mushala Curtin University! Sebelumnya saya memang sudah bersepakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=244&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh senang bila kesempatan bagi anak-anak untuk bersekolah di Perth juga bisa diimbangi dengan kesempatan untuk menjaga kualitas pendidikan keagamaan yang telah mereka peroleh sebelumnya di Indonesia. Dan ternyata, di Perth hal ini tidak merupakan keinginan doang! Ada pengajian Iqra untuk anak-anak Indonesia setiap hari Minggu di Mushala Curtin University!</p>
<p>Sebelumnya saya memang sudah bersepakat dengan keluarga untuk tetap menjaga pendidikan keagamaan bagi anak-anak. Apalagi anak-anak bersekolah di SD negeri, yang tidak ada pendidikan agama sama sekali. Pada awal-awal kedatangan di Perth tanggal 14 Oktober, saya sih sudah mendengar kabar-kabar jika ada pengajian untuk anak-anak. Hanya saja tempat dan waktunya belum tahu pasti. Dan sayangnya ketika ditanyakan ke teman-teman Murdoch, mereka juga tidak tahu pasti.</p>
<p>Kebetulan saya ikutan milis AIPPSA (Asosiasi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Perth). Dan melalui milis inilah, saya mendapat kejelasan kabar mengenai pengajian tersebut. Pengajian ini khusus membelajarkan IQRA untuk anak-anak, meskipun ada beberapa materi tambahan yang berguna untuk mengisi waktu sela sebelum anak-anak mendapat giliran membaca. TPA Qurrata A&#8217;yun, begitulah namanya dan bisa dikontak di email &lt;tpa.qurrataayun@ gmail.com&gt;.</p>
<p>TPA Qurrata A&#8217;yun bertempat di Mushola Curtin, di gedung (portable) 510, di dekat pintu masuk dari arah Manning Rd.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-245" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/mushala-curtin/"><img class="aligncenter size-full wp-image-245" title="Mushala Curtin" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mushala-curtin.jpg?w=460&#038;h=284" alt="Mushala Curtin" width="460" height="284" /></a></p>
<p>TPA ini dikelola oleh teman-teman di Curtin dengan contact person Kak Ira (0401416643) atau Kak Vienna Alifa (0431813731). Pembimbingan belajar Iqra bagi anak-anak laki-laki di lakukan oleh Kak Taufiq, Kak Roy, Kak Herry dan Kak Anto. Kegiatan belajar di TPA Qurrata &#8216;Ayun diadakan pada pukul 10.00 pagi setiap hari Minggu bertempat di Musholla Curtin.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-246" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/mimbar-mushola/"><img class="aligncenter size-full wp-image-246" title="Mimbar Mushola" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mimbar-mushola.jpg?w=460" alt="Mimbar Mushola"   /></a></p>
<p>Sebelum memulai belajar, anak-anak dikumpulkan dalam satu kelompok untuk mendapatkan ceramah singkat. Kadang-kadang lucu juga mendengar respon anak-anak ketika ditanya. Misalnya saja minggu lalu, Kak Roy menanyakan kira-kira apa saja tindakan yang tidak boleh dilakukan di rumah? &#8230;hehehe&#8230;ada yang menjawab,&#8221;mengintip!&#8221;, kontan saja semua peserta dan orang tua pendamping tersenyum-senyum simpul.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-247" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/mengaji-berkelompok/"><img class="aligncenter size-full wp-image-247" title="Mengaji Berkelompok" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mengaji-berkelompok.jpg?w=460" alt="Mengaji Berkelompok"   /></a></p>
<p>Cara belajar iqra dengan pembimbingan perorangan secara bergiliran dan kelihatan informal. Wajar saja jika kakak-kakak pengasuh TPA menempuh cara demikian, mengingat hampir semua peserta memiliki level penguasaan iqra yang berbeda-beda.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-248" href="http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/kelompok-afkar-naufal/"><img class="aligncenter size-full wp-image-248" title="Kelompok Afkar Naufal" src="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/kelompok-afkar-naufal.jpg?w=460&#038;h=345" alt="Kelompok Afkar Naufal" width="460" height="345" /></a></p>
<p>Selamat berjuang di jalan Allah untuk kakak-kakak pengasuh TPA. Dan semoga kita dapat senantiasa membekali anak-anak kita dengan ilmu yang baik dan bermanfaat sehingga mereka dapat menjadi qurrata a&#8217;yun!</p>
<p>Ayo Afkar, jangan kalah dengan temen-temanmu yang sedang belajar Iqra dan Quran di sekolahmu terdahulu!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dikopertis3.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dikopertis3.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dikopertis3.wordpress.com&amp;blog=9094473&amp;post=244&amp;subd=dikopertis3&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dikopertis3.wordpress.com/2009/11/03/mengaji-iqra-di-perth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f838554cb9266a57ee224ecbc4b013d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dikopertis3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mushala-curtin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mushala Curtin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mimbar-mushola.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mimbar Mushola</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/mengaji-berkelompok.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mengaji Berkelompok</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dikopertis3.files.wordpress.com/2009/11/kelompok-afkar-naufal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kelompok Afkar Naufal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
